Pemilu 2019

Banyak Warga Bingung Urus Formulir A5, Ini Kata KPU Jakut

KPU Jakarta Utara memberikan klarifikasi perihal masih banyaknya warga yang kesulitan mengurus formulir A5 atau formulir pindah Tempat Pemungutan Sua

Banyak Warga Bingung Urus Formulir A5, Ini Kata KPU Jakut
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Komisioner Divisi Data KPU Jakarta Utara, Arif Budianto. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

TANJUNGPRIOK, WARTAKOTALIVE.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara memberikan klarifikasi perihal masih banyaknya warga yang kesulitan mengurus formulir A5 atau formulir pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Komisioner Divisi Data KPU Jakarta Utara, Arif Budianto menjelaskan masih banyak warga yang belum paham mengenai masa pengurusan formulir A5.

KPU menolak surat keterangan perusahaan yang tidak mencantumkan alasan sesuai dengan syarat.

“Memang ditambah masa pendaftaran A5 tapi hanya untuk mereka yang sedang dalam masa tahanan, kedua mereka dirawat di rumah sakit, ketiga korban bencana alam, dan keempat sedang menjalankan tugas,” katanya, Rabu (10/4).

Ini Dia Ramalan Zodiak Kamis 11 April 2019 Taurus Boros, Gemini Kompetitif, Pisces Kreatif

BMKG Sebut Jabodetabek Cerah Disinari Matahari dan Sedikit Berawan

Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Gerai Samsat Bekasi Tangerang dan Depok Hari Kamis (11/4/2019)

Billy Syahputra Menangis Sebut Nikita Mirzani karena Tahu Kriss Hatta Ditahan

Soal Genangan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Tak Setuju Anies Salahkan Kontraktor LRT

Menurut Arif, masa tugas yang dimaksud adalah warga luar kota yang sedang bekerja di Jakarta Utara pada 17 April 2019 mendatang.

Sementara masa tambahan tidak untuk warga daerah yang sudah lama bekerja di Jakarta Utara.

“Misalnya dia dari daerah tiba-tiba diberi tugas ke Jakarta pas hari-H, ya itu bisa dapat A5. Kalau dia memang aslinya bekerja di Jakarta, tapi saat hari pencoblosan itu libur, ya tetap tidak bisa mendapatkan A5,” katanya.

Adapun untuk mengurus formulir A5 untuk warga daerah yang bekerja di Jakarta sudah ditutup 30 hari sebelum Pemilu Serentak 2019.

Kebanyakan di antara mereka baru mengurus sekarang karena faktor kesibukan.

“Mereka (masyarakat) sebenarnya tahu, cuma kebanyakan beralasan kemarin-kemarin masih sibuk, baru bisa mengurus hari ini. Padahal kalau bukan memenuhi empat syarat yang sudah ditetapkan itu ya tetap tidak bisa (mendapat A5),” sambungnya.

Sementara terkait dengan logistik pemilu, Arif mengatakan hal itu sudah ditempatkan di masing-masing kecamatan di Jakarta Utara.

Selanjutnya logistik seperti surat suara dan lain-lain akan dibawa ke setiap TPS pada H-1. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved