Warga Kampung Siluman Menggarong di Kota Depok Akhirnya Terciduk

Kedua pelaku ternyata sudah lima kali beraksi di Depok. Tiga lokasi di Kecamatan Sukmajaya, sementara dua lainnya di Kecamatan Cilodong.

Warga Kampung Siluman Menggarong di Kota Depok Akhirnya Terciduk
Warta Kota/Gopis Simatupang
Rizal (26) dan Hendrik (39), warga Kampung Siluman, Kabupaten Bekasi, dibekuk polisi setelah berulangkali mencuri di Depok. 

Personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok membekuk dua orang garong yang telah berulangkali beraksi di wilayah Kota Depok, Jumat (5/4/2019) lalu.

Dua garong yang ditangkap itu adalah Rizal (26) dan Hendrik (39), warga Kampung Siluman, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Mereka diciduk di Kampung Siluman, setelah lima kali beraksi di Kota Depok yang memiliki visi Unggul, Nyaman, dan Religius.

Wakapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Arya Perdana, menjelaskan, kedua pelaku dibekuk berdasarkan aduan warga Kecamatan Sukmajaya yang melaporkan rumahnya kemalingan pada Sabtu (30/4/2019) lalu.

"Pelaku melakukan pencurian di rumah kosong pada saat rumah tersebut di tinggalkan oleh korban ke Ancol (Jakarta Utara)," ungkap Arya di markas Polresta Depok, Jalan Raya Margonda, Selasa (9/4/2019).

Dijelaskan Arya, saat beraksi, warga Kampung Siluman itu masuk ke dalam rumah kosong dengan cara mencongkel jendela.

Kemudian, pelaku masuk ke dalam rumah dan berhasil mengambil barang-barang milik korban.

Berdasarkan penelusuran polisi, pelaku ternyata sudah lima kali beraksi di Depok.

Tiga lokasi di Kecamatan Sukmajaya, sementara dua lainnya di Kecamatan Cilodong.

"Pelaku setiap melakukan pencurian selalu menggunakan sepeda motor matik warna putih," bilangnya.

Dari sejumlah aksi pencurian itu, pelaku berhasil menggondol barang-barang milik para korban.

Antara lain sejumlah telepon selular (ponsel), laptop, uang, hingga gitar.

Namun, polisi hanya dapat menyita barang bukti berupa ponsel Samsung Note 4 dan motor yang dipakai untuk beraksi.

Sementara hasil pencurian lainnya sudah ludes dijual.

Arya menyampaikan, Rizal dan Hendrik dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved