Kasus Pemuda "Unboxing" Motor di Serpong Adi Saputra Sudah Dilimpahkan ke Kejari Tangsel Kota

Kasus Pemuda "Unboxing" Motor di Serpong Adi Saputra Sudah Dilimpahkan ke Kejari Tangsel Kota

Kasus Pemuda
Warta Kota
Adi Saputra pembakar STNK dan Perusak Motor 

Adi Saputra (21), pemuda yang merusak motornya saat diberhentikan oleh polisi sudah memasuki tahap dua pelimpahan barang bukti dan tersangka dari Polres Tangerang Selatan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan.

Setelah viral dengan aksinya, Adi Saputra diamankan polisi lantaran diduga memiliki motor hasil penggelapan dan beberapa kesalahan pidana lainnya.

"Telah dilimpahkan barang bukti dari polres Tangerang Selatan ke Kejari Tangerang Selatan. Semenjak hari ini juga tahanan atas nama Adi Saputra alias Adi beralih dari tahanan kepolisian menjadi tahanan kejaksaan," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tangerang Selatan, Sobrani Binzar, Selasa (9/4/2019).

Adi Saputra terkenal sejak merusak motornya di hadapan dua petugas pada 7 Februari 2019 lalu. Dia menghancurkan dan membanting motornya ketika diberhentikan karena tidak menggunakan helm ketika melintas di daerah BSD, Serpong.

Barang bukti sepeda motor Adi Saputra di Kejari Tangerang Selatan, Pondok Aren.
Barang bukti sepeda motor Adi Saputra di Kejari Tangerang Selatan, Pondok Aren. (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)

So Sweet! Ini Alasan Yuni Astuti Mau Tetap Dinikah Adi Saputra si Pemuda Ngamuk Saat Ditilang

Kondisi Kejiwaan Adi Saputra Si Perusak Motor Dinyatakan Normal, Hukuman 6 Tahun Penjara Menanti

Akibat perbuatannya, Adi Saputra disangkakan Pasal 480 KUHPidana, 406 KUHPidana, atau Pasal 216 Ayat (1) KUHPidana.

Pasal 480 KUHPidana adalah penadahan lantaraan motor tersebut diduga berasal dari hasil kejahatan. Sedangkan Pasal 406 adalah pengerusakan barang milik orang, dan Pasal 216 adalah melawan petugas yang sedang bertugas.

"Rencananya terhadap tersangka akan didakwakan alternatif pasal 480 KUHP atau 406 KUHP atau Pasal 216 ayat 1 KUHP," jelas Sobrani.

Untuk mempertanggung jawabkan apa yang diperbuatnya, Adi pun terancam hukuman maksimal empat tahun penjara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved