Pemkot Bekasi Pastikan Uang Bau TPST Bantargebang Cair April Ini

Dia merinci, dari total dana kompensasi TPST Bantargebang senilai Rp 756 miliar, sekitar Rp 70 miliar dialokasikan untuk dana kompensasi bau

Pemkot Bekasi Pastikan Uang Bau TPST Bantargebang Cair April Ini
Warta Kota/Muhammad Azzam
Aktivitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang nampak normal. Sejumlah pemulung juga sedang mengasih sisa-sisa sampah yang memiliki nilai ekonomis. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Supandi Budiman mengakui bahwa laporan untuk pencairan dana kompensasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang baru akan diserahkan ke DKI Jakarta selaku pemiliknya. Dana hibah yang diusulkan, kata Supandi, sebesar Rp 756 miliar dan diprediksi akan dicairkan pada bulan April ini.

"Keterlambatan hanya beberapa hari saja kok, secepatnya akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing warga," kata Supandi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut dia, dana kompensasi itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pembangunan jalan, dan bantuan langsung tunai untuk 18.000 kepala keluarga. Dana itu, memang diberikan setiap tiga bulan sekali kepada warga di sekitar TPST Bantargebang.

Serikat Pekerja Angkasa Pura II Pertanyakan Rencana Kementerian BUMN Bikin Holding Penerbangan

Dia merinci, dari total dana kompensasi TPST Bantargebang senilai Rp 756 miliar, sekitar Rp 70 miliar dialokasikan untuk dana kompensasi bau TPST. Biasanya, proses pencairan dana bau ke warga itu langsung ditransfer ke rekening masing-masing kepala keluarga.

"Rekening kan sudah dibuat beberapa waktu lalu, jadi nanti langsung ditransfer ke rekening warga," ujarnya.

Dia menambahkan untuk laporan pertanggungjawaban pemakaian dana hibah tahun 2018 sudah selesai diberikan ke DKI, sehingga Kota Bekasi hanya menunggu pencairan dana hibah tahun 2019 yang besarannya sudah disepakati kedua pemerintah.

VIDEO: Caleg DPRD Dapil I Bangka Belitung Djunaidi H Thalib Ditemukan Tewas Di Kamar Hotel

"Laporan dana hibah tahun lalu sudah kami selesaikan, kalau sekarang kan baru mau akan dapat," jelasnya.

Nilai kompensasi dari DKI kepada masyarakat sebesar Rp 900.000 yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Namun, warga hanya menerima Rp 600.000 karena uang Rp 300.000 dipakai untuk pembangunan infrastuktur yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di setiap kelurahan.

VIDEO: Pedangdut Cita Citata Hibur Kampanye Akbar Partai Golkar di Istora Senayan

Mekanisme pencairannya yakni Pemprov DKI mentransfer ke rekening kas daerah Kota Bekasi, lalu pemerintah setempat mentransfer ke rekening masing-masing penerima. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved