Pilpres 2019

Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Sedang Diperkosa, Jokowi: Yang Benar Ibu Pertiwi Sedang Berprestasi

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto Subianto mengatakan, Bangsa Indonesia kini sedang sakit.

Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Sedang Diperkosa, Jokowi: Yang Benar Ibu Pertiwi Sedang Berprestasi
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Joko Widodo saat menghadiri acara deklarasi dukungan Komunitas Olahraga, Pemuda, Influencer, dan Penyandang Disabilitas, di ICE BSD, Tengerang, Minggu (7/5/2019) malam. 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto Subianto mengatakan, Bangsa Indonesia kini sedang sakit.

Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (6/4/2019).

"Saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit saudara-saudara sekalian. Ibu Pertiwi sedang diperkosa saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo Subianto.

Prabowo: Kita Harus Menang dengan Selisih di Atas 25 Persen, Kubu 01: Halusinasi

Bagaimana tidak sakit? Menurut Prabowo Subianto, banyak terjadi ketidakadilan di Indonesia. Hak-hak rakyat, katanya, diambil karena kekayaan dilarikan ke luar negeri.

"Belum lagi kepala desa dipanggil diancam-ancam. Kiai-kiai ulama dikejar-kejar. Emak-emak ditangkap, orang tidak bersalah hanya berbicara," katanya.

"Undang-undang Dasar menjamin kebebasan bicara. Tapi,Ssaudara Ahmad Dhani meringkuk di penjara sekarang. Hai hakim-hakim yang memberi ketidakadilan kepada rakyat, jangan kau kira kau tidak dicatat," tegas Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto: Negara Kita dalam Keadaan Tidak Sehat dalam Semua Ukuran

Prabowo Subianto mengatakan, dari hasil kelilingnya berkampanye, ia melihat bahwa mayoritas rakyat Indonesia menginginkan adanya perubahan.

Rakyat, menurutnya, sudah muak dengan kondisi bangsa sekarang ini.

"Rakyat Indonesia sekarang ingin perubahan. Rakyat Indonesia ingin perbaikan, betul? Rakyat Indonesia sudah tidak mau dibohongi lagi," tuturnya.

KPK Bilang Kebocoran Anggaran Negara 2 Ribu Triliun Lebih, Prabowo: Jadi Sekarang yang Benar Siapa?

"Rakyat Indonesia sudah muak dengan korupsi. Rakyat Indonesia sudah muak dengan ketidakadilan. Rakyat Indonesia sudah tidak mau terima lagi hak-haknya diinjak-injak," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved