Kawanan Bandit Ini Sempat Pesan Es Jeruk Sebelum Rampas Tas di Mobil yang Alami Kempis Ban

"Saya juga masih meras es jeruk, tiba tiba dia ambil tas. Terus kita teriakin dan kita kejar. Ternyata ada dua motor, motor yang satu boncengan,

Kawanan Bandit Ini Sempat Pesan Es Jeruk Sebelum Rampas Tas di Mobil yang Alami Kempis Ban
TribunnewsBogor.com
Marsim, penjual es jeruk, sedang mengobati dua orang korban penjabretan modus ban kempes di Jalan Malabar Ujung, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (8/4/2019) 

Berlagak memesan es jeruk, dua perampok merampas tas dari mobil yang mengalami kempis ban di Jalan Malabar Ujung RT 05/02, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (8/4/2019).

Seorang saksi mata, Arsim, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.40.

Ketika itu sebuah mobil Toyota Rush yang ditumpangi oleh seorang sopir dan satu penumpang lainnya melintas dari arah PMI menuju arah Jalan Sancang. Namun saat melintas, ban mobil kempis.

"Iya dia jalan di depan itu (lokasi kejadian) terus parkir karena bannya kempes. Dua orang yang di mobil kemudian turun ganti ban, yang satu di depan yang satu di belakang," kata pria yang berprofesi sebagai penjual es jeruk, seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Tak lama setelah itu, muncul dua orang pria berboncengan naik sepeda motor mendekati mobil tersebut. Dua orang itu sempat terdiam sebelum akhirnya memesan es jeruk.

"Sempat dia disitu, pas saya lihat, dia kok di tengah parkirnya, mau negur enggak enak saya. Enggak lama dia bilang, kang es jeruk dua, terus saya masuk ke dalam," tutur Arsim.

Namun tak lama, berselang dua pria itu langsung membuka pintu mobil dan mengambil tas yang tergeletak di jok mobil.

"Saya juga masih meras es jeruk, tiba tiba dia ambil tas. Terus kita teriakin dan kita kejar. Ternyata ada dua motor, motor yang satu boncengan, yang satu lagi nunggu di depan sendirian," ujar Arsim.

"Naudzubillah, sudah dikejar sama korbannya, sempet kena tapi si korban keseret karena megangin kaki pelaku, terus mau ngejar lagi nggak kuat kakinya sobek kan pada luka, terus dikejar sama ojek online tapi tetap enggak dapat, karena kan itu Ojolnya lagi bawa penumpang," papar Arsim.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kaki sehingga harus diobati terlebih dahulu sebelum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Sudah dibuntuti

Seorang saksi mata Lucky yang sedang berada di lokasi menduga bahwa korban sudah dibuntuti oleh kawanan pelaku.

"Itu kayanya diikutin, karena pas mobil parkir mau memperbaiki ban, dia (pelaku jambret) ikut parkir terus nyebrang, yang satu mantau, pas jalan sepi si temannya turun buka pintu langsung diambil tasnya, terus kabur pakai motor," ujarnya.

Lucky pun sempat curiga terhadap pelaku jambret. "Iya saya sudah curiga awalnya, karena itu orang parkir motor serong gitu, sudah di klaksonin pengguna jalan yang melintas tapi tetap tidak minggir, sudah pengen ditegor tapi kaya disirep gitu, pas kejadian juga," paparnya.

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved