Kasatpol PP Kota Depok: Bakal Tindak Tegas Pemilik Kos-kosan Jika Huniannya Dijadikan Tempat Mesum

"Jika ditemukan penyalahgunaan aturan atau menyalahi peruntukan tempat, kami tak akan segan-segan melakukan tindakan tegas untuk menegakkan Perda,'

Kasatpol PP Kota Depok: Bakal Tindak Tegas  Pemilik Kos-kosan Jika Huniannya Dijadikan Tempat Mesum
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Puluhan pasangan muda-mudi terjaring razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Minggu (7/4/2019) dini hari. 

Pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok tak segan-segan menindak tegas pemilik tempat kos-kosan dan rumah kontrakan jika huniannya disalahgunakan untuk tempat mesum.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Satpol PP Kota Depok. Lienda Ratnanurdianny, Minggu (7/4), setelah merazia sejumlah tempat kos dan kontrakan serta satu unit apartemen yang diduga kerap dijadikan tempat prostitusi.

"Jika ditemukan penyalahgunaan aturan atau menyalahi peruntukan tempat, kami tak akan segan-segan melakukan tindakan tegas untuk menegakkan Perda," ucap Lienda.

Sejumlah tempat kos dan kontrakan di wilayah Kecamatan Limo, Pitara, Pancoran Mas dan Cimanggis, Kota Depok, digerebek kawanan anggota Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, tim juga menyasar Apartemen Margonda Residence, Minggu (7/4) dini hari.

Dari tempat kos-kosan tersebut, petugas banyak menemukan pasangan muda-mudi, beberapa di antaranya berusia di bawah umur atau ABG (anak baru gede--red) sedang berduaan di kamar.

"Berdasarkan informasi masyarakat, kos-kosan diduga kerap dijadikan tempat mesum. Maka, informasi itu langsung kami dalami dan kita melakukan Operasi Pekat dipimpin langsung oleh saya," ucap Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, Minggu (7/4).

Informasi masyarakat tersebut ternyata tidak mengada-ada.

Petugas menjaring 57 orang laki-laki dan perempuan, beberapa di antaranya masih di bawah umur.

Mereka tertangkap basah sedang berduaan di dalam kamar kos, kontrakan, hingga apartemen diduga akan berbuat mesum.

Tak hanya menjaring puluhan orang, dalam razia itu Satpol PP Kota Depok juga turut menyita 60 botol minuman keras berbagai merek dalam kegiatan bertajuk Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) itu.

Lienda menerangkan, Operasi Pekat itu dimulai pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB. Dalam operasi itu, tim antara lain menyisir sejumlah rumah kos dan kontrakan di wilayah Kecamatan Limo, Pitara, Pancoran Mas dan Cimanggis.

Selain itu, tim juga menyasar Apartemen Margonda Residence.

Dari sebanyak 57 orang yang diamankan petugas, jelas Lienda, rata-rata statusnya bukan suami istri.

"Kebanyakan pengakuan dari pelaku hanya cuman nongkrong-nongkrong aja di kosan atau kontrakan," tuturnya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved