800 Meter Kubik Sampah Bambu Dibersihkan dari Sungai Bekasi dan Cikeas

Ketua KP2C Puarman mengatakan sebanyak 16 personil anggotanya ikut juga dalam melakukan pembersihan sampah bambu itu.

800 Meter Kubik Sampah Bambu Dibersihkan dari Sungai Bekasi dan Cikeas
Warta Kota
Sampah bambu di Bendung Koja, Jatiasih, Kota Bekasi 

Sebanyak 32 personil Pasukan Katak Orange dibawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi (Jawa Barat) melakukan pembersihan Sungai Bekasi dan Cikeas. Hasilnya, ada 800 meter kubik sampah bambu diangkut dan dibersihkan.

Koordinator Pasukan Katak DLH Kota Bekasi, Mansur, mengatakan jumlah itu hasil pembersihkan pada Sabtu (6/4/2019) dan Minggu (7/4/2019).

Ia menyebut pihaknya seringkali melakukan penelusuran dan membersihkan sampah di aliran Sungai Cikeas perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.

Foto Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Lautan Manusia Penuhi GBK Senayan

"Setiap hari kami menyusuri sungai agar sungai menjadi bersih dan tidak terlihat lagi jejak sampah," ujar Minggu (7/4/2019).

Sebagian besar anggota Pasukan Katak Orange berusia muda. Setiap kerja mereka wajib memakai peralatan 'safety' seperti jaket pelampung.

Tak hanya sebatas Kali Bekasi, tugas mereka juga 'merambah' sungai Cileungsi dan Cikeas dalam wilayah Kota Bekasi.

"Walau ini bukan tugas mereka, namun sejak setahun ini kami juga terjun ke sana manakala dimintai bantuan," tutur Mansur.

Sampah bambu itu kebanyakan tertahan di Bendung Koja, Jatiasih.

"Sampah-sampah dari kawasan perumahan Pondok Gede Permai (PGP) dan Villa Nusa Indah (VNI) 1, juga dibersihkan kita," jelasnya.

Pembersihan sungai itu dari sampah bambu juga dilakukan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C).

VIDEO: JPO Pasarminggu Selesai Dibongkar, Tersisa Tangga

Ketua KP2C Puarman mengatakan sebanyak 16 personil anggotanya ikut juga dalam melakukan pembersihan sampah bambu itu.

"Selama ini kita yang rutin bersihkan tapi kan kurang personil. Tapi semenjak tim katak Dinas LH Kota Bekasi ikut turun, sampah bambu itu terbantu dalam pembersihannya," katanya.

VIDEO: Begini Aksi Padi Reborn Main Musik di Ketinggian 15.000 Kaki

"Apalagi tiap kali kita melaporkan tentang situasi sungai, pasukan katak DLH sigap dan sangat cepat merespon. Pasukannya dikirimkan untuk bersihkan sampah-sampah itu," sambungnya.

Kegiatan bersih sungai ini sudah dilakukan sebanyak lima kali dalam beberapa bulan terakhir ini. Namun, sampah bambu kerap kali muncul.

"Memang sulit mengatasi sampah bambu. Ini karena hampir di sepanjang bantaran sungai Cikeas dipenuhi pohon bambu yang sewaktu-waktu dapat tumbang atau tergerus dan hanyut bersama air sungai," tandasnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved