Disdukcapil Depok Laksanakan Perekaman e-KTP Sampai dengan Tanggal 16 April

Disdukcapil Kota Depok coba mengebut perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sebelum hari pencoblosan.

Disdukcapil Depok Laksanakan Perekaman e-KTP Sampai dengan Tanggal 16 April
Warta Kota/Gopis Simatupang
Disdukcapil Kota Depok masih melakukan perekaman hingga 16 April atau satu hari sebelum pesta demokrasi berlangsung. 

Pemilu Serentak 2019 untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota akan digelar pada 17 April mendatang, atau kurang dua pekan dari sekarang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok coba mengebut perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sebelum hari pencoblosan.

Perekaman untuk kepemilikan e-KTP merupakan syarat supaya warga yang punya hak pilih dapat memberikan suaranya.

Agar semua warga Kota Depok dapat memilih, Disdukcapil Kota Depok masih melakukan perekaman hingga 16 April atau satu hari sebelum pesta demokrasi berlangsung.

Bahkan, perekaman E-KTP digelar pada waktu libur di 63 kelurahan yang ada di Kota Depok.

"Hari libur tanggal 3, 6 dan 7 April 2019 tetap melakukan perekaman E-KTP di tiap-tiap kantor kelurahan. Di samping itu, perekaman harian pada hari kerja di kelurahan tetap berjalan sampai dengan tanggal 16 April 2019," kata Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir, Jumat (5/4/2019).

Percepatan pelaksanaan perekaman tersebut, jelas Munir, mengacu pada SK Menteri Dalam Negeri Nomor: 471.13/2518 tentang Percepatan Perekaman KTP Elektronik.

Munir mengungkapkan, pada hari libur Rabu (3/4/2019) lalu, ada 403 orang yang merekam E-KTP di 63 kelurahan dengan syarat membawa Kartu Keluarga (KK). Jumlah ini, terus dikejar agar semua masyarakat mendapatan haknya dalam Pemilu nanti.

Tak hanya itu, dia menjelaskan bahwa Disdukcapil juga memberikan pelayanan jemput bola untuk perekaman E-KTP ke sekolah-sekolah dan kampus.

"Kami jemput bola ke sekolah dan kampus, melalui program Goes to Campus and School. Hal tersebut agar remaja yang berusia 17 tahun sebelum tanggal 17 April, bisa mempunyai KTP elektronik dan berhak ikut memilih," bilang Munir.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Hendri Mahawan, mengatakan, sebanyak 20.195 jiwa warga Kota Depok belum melakukan perekaman E-KTP-el dari total penduduk 1.312.216 jiwa.

"Yang masuk dalam wajib E-KTP dan telah melakukan perekaman sebanyak 1.292.021 jiwa atau sekitar 98,46 persen," ungkapnya.

Hendri menuturkan, pihaknya juga telah menyurati penduduk Kota Depok yang belum melakukan perekaman E-KTP agar lekas melakukannya.

"Pihak kelurahan sudah menyurati satu persatu masyarakat untuk segera merekam E-KTP. Mudah-mudahan target tercapai sebelum pemilu 2019 sudah 100 persen sesuai arahan dari Kemendagri," kata Hendri.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved