Pelaku UMKM di Tangerang Difasilitasi Hak Kekayaan Intelektual

Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tangerang kini bisa bernafas lega. Simak selanjutnya..

Pelaku UMKM di Tangerang Difasilitasi Hak Kekayaan Intelektual
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti memberikan pemaparan mengenai sosialisasi legalitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang digelar Badan Ekonomi Kreatif. Sosialisasi ini dihadiri oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tangerang kini bisa bernafas lega.

Pasalnya mereka telah mendapatkan legalitas terhadap usahanya.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) memfasilitasi para pelaku UMKM binaan Pemerintah Kota Tangerang ini.

Selain memberikan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di bidang ekonomi kreatif kepada Kementerian Hukum dan Ham, Bekraf juga memberikan sosialisasi terkait pentingnya legalitas tersebut.

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi legalitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang digelar Badan Ekonomi Kreatif di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Kamis (4/4/2019).
Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi legalitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang digelar Badan Ekonomi Kreatif di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Kamis (4/4/2019). (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Sosialiasai ini digelar di Ballroom Hotel Novotel, Kota Tangerang, Kamis (4/4/2019).

Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf, Ari Juliano Gema menjelaskan jajarannya terus mendorong pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk tumbuh dengan baik.

Dengan harapan dapat menggantikan pengeluaran negara melalui minyak dan gas (migas).

Sebab, bangsa Indonesia sudah tidak bisa lagi menggantungkan kehidupannya dalam migas lantaran persediaannya kian menipis.

"Pelaku ekonomi kreatif adalah sumber ekonomi baru karena sumbernya adalah sumber daya manusia. Itu lah kemudian mereka menghasilkan produk dan produknya harus dilindungi HKI," ujar Ari.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved