Buka Cabang, Bukti Amar Bank Optimistis Kinerja Positif di Tahun Politik

Bagi Amar Bank, tahun politik di Indonesia tidak terlalu mempengaruhi kinerjanya. Buktinya, Amar Bank pada Senin (1/4) membuka kantor cabang di Wiyung

Buka Cabang, Bukti Amar Bank Optimistis Kinerja Positif di Tahun Politik
Istimewa
Anggrahini Stephanie Area Head Amar Bank Surabaya, Bapak Tuk Yulianto Direktur Utama Amar Bank & Bapak Mulyanto, Direktur Pengawasan LJK 2 kantor regional 4 OJK Jawa Timur saat peresmian kantor cabang Amar Bank di Wiyung. 

PALMERAH, WARTAKOTA.LIVE.COM - Amar Bank terus mengalami pertumbuhan sejak 2014. Pada 2018, asset amar Bank sudah mencapai Rp 2 triliun sehingga terjadi peningkatan sebesar 10 kali lipat.

Hal ini menunjukan solidnya fondasi Amar Bank di tahun politik. Bagi Amar Bank, tahun politik di Indonesia tidak terlalu mempengaruhi kinerjanya.

Buktinya, Amar Bank pada Senin (1/4) membuka kantor cabang di Wiyung, Surabaya Barat, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Secara umum, pebisnis berpendapat bahwa tahun politik akan membuat ekonomi mengalami pelambatan.

Berdasarkan data dari OJK kredit industri perbankan di tahun 2019 diproyeksikan mengalami stagnansi dikisaran 12-13%.

Senada dengan OJK, Indef bahkan memiliki angka proyeksi yang lebih ketat dimana pertumbuhan kredit perbankan tahun 2019 diperkirakan bergerak stabil di angka 8,5-9,5%.

Managing Director Amar Bank, Vishal Tulsian, menyebutkan bahwa optimistis Amar Bank di 2019, “Dana Pihak Ketiga (DPK) Amar Bank telah mencapai lebih dari Rp 1 triliun pada Desember 2018.

Dengan pembukaan Cabang Wiyung, pihaknya mengharapkan akan mendorong peningkatan kinerja bank di tahun 2019.

"Kami melihat potensi yang masih luas untuk digali pada segmen retail, sehingga kami fokus pada segmen ini," kata Vishal.

Menurut Vishal, pembukaan Kantor Cabang Wiyung juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan reputasi Amar Bank.

Dengan pembukaan cabang ini, maka Amar Bank memiliki lima jaringan kantor yang terdiri dari tiga Kantor Cabang (dua di Surabaya dan satu di Jakarta), satu Kantor Cabang Pembantu di Surabaya dan satu kantor fungsional di Jakarta.

Dari hasil survei yang dilakukan Amar Bank, wilayah Wiyung mempunyai potensi pasar yang besar, sementara hanya terdapat delapan kantor cabang Bank yang rata-rata beroperasi di segmen pasar korporasi.

“Mengingat pangsa pasar existing Amar Bank ada di sektor perdagangan ritel, maka Amar Bank berkeyakinan bahwa pembukaan Kantor Cabang di Wiyung akan berdampak positif terhadap kinerja Bank. Selain telah didukung oleh pangsa pasar yang sudah ada juga ditunjang oleh potensi pangsa pasar baru segmen retail yang besar,” papar Vishal.

Tahun 2019 memang tahun politik, lanjut Vishal, namun pihaknya meyakini perekonomian Indonesia khususnya industri perbankan akan tetap stabil, terutama segmen retail yang merupakan fokus dari Amar Bank.

Berangkat dari visi Amar Bank, yakni memberikan senyuman kepada 200 juta masyarakat Indonesia di tahun 2025, Amar Bank ingin terus memberikan dampak sosial yang positif.

Seperti halnya membantu meringankan biaya renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya kesehatan, dan kebutuhan modal kerja.

"Hal ini merupakan komitmen kami dengan terus mengedepankan perkembangan teknologi dalam bisnis kami. Dari data kami, terlihat jelas ada kenaikan pinjaman dibanding tahun lalu. Oleh karena itu bagi kami, tahun politik tidak mempengaruhi bisnis kami, yang memang fokus pada personal dan UMKM dengan produk Tunaiku, Tamara, deposito dan kredit UMKM,” tandas Vishal. (DOD)

Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved