Belum Bayaran Sekolah, Wahidin Halim Bercerita pernah Dipaksa Pulang ke Rumah

"Saya dendam dan saya janji kalau saya jadi pemangku kebijakan saya akan bangun sekolahan. Supaya tidak harus bawa meja dari rumah," kata Gubernur.

Belum Bayaran Sekolah, Wahidin Halim Bercerita pernah Dipaksa Pulang ke Rumah
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim, saat membuka Diklat prajabatan Jabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Banten, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

SERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan bahwa dirinya adalah orang biasa.

Berasal dari keluarga biasa-biasa saja, Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut ia hanya anak seorang guru yang sederhana.

"Saya dulu pernah disuruh pulang dari sekolah lantaran belum bayaran. Dan Ayah saya tetap memberikan semangat agar saya tetap bersekolah," ujar Gubernur Banten Wahidin Halim, Kamis (4/4/2019).

"Saya tidak malu dan tetap masuk sekolah. Waktu sekolah tidak ada bangku, ayah saya suruh saya bawa meja dari rumah. Dan waktu itu buku tulis saya cuma satu, kalau ada banjir saya amankan bukunya pake seragam, terus ga pake sepatu," kenang pria yang akrab disapa WH ini.

Ungkapan Gubernur Banten itu disambut tepuk tangan dan gelak tawa ratusan orang CPNS dan undangan yang hadir.

Hal ini dikatakan Gubernur Banten saat membuka Diklat prajabatan Jabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Banten.

"Saya dendam dan saya janji kalau saya jadi pemangku kebijakan saya akan bangun sekolahan. Supaya tidak harus bawa meja dari rumah," kata Gubernur.

"Itu sebabnya pas jadi Wali Kota Tangerang, saya bangun 420 sekolahan dari SD sampai SMA dengan standar yang bagus dan bangku-bangku pilihan yang saya cek sendiri," ungkapnya.

Guru-guru hingga penjaga sekolah semua diberikan insentif.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved