Operasi Tangkap Tangan

Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora

Meski sudah memeriksa sejumlah saksi dan meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora

Polda Metro Jaya memastikan bahwa pihaknya belum menentukan dan menetapkan tersangka dalam kasus dana kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang digelar di Candi Prambanan, Yogyakarta, 2017 lalu.

Dalam kasus ini diduga ada penyimpangan dana anggaran Kemenpora hingga Rp 2,7 Miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan penyidik belum menentukan dan menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Polisi Memeriksa Dahnil Simanjuntak Terkait Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora

Meski sudah memeriksa sejumlah saksi dan meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

"Belum ada (tersangkanya-Red). Masih tahap pemeriksaan saksi, semuanya masih dalam proses," kata Argo, Kamis (4/4/2019).

Menurutnya jika semua saksi yang dibutuhkan sudah dimintai keterangan dan dikonfrontir, maka dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar perkara.

"Sehingga akan diketahui siapa tersangkanya, atau seperti apanya" kata Argo Yuwono.

Dalam kasus ini kata dia sejumlah saksi sempat diperiksa penyidik.

Diantaranya mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang juga menjabat juru bicara BPN Prabowo-Sandi, lalu Abdul Latif dari Kemenpora, Ahmad Fanani dari Pemuda Muhammadiyah, serta Safarudin dari GP Ansor.

Selain telah memeriksa saksi, beberapa waktu lalu penyidik juga telah menaikan status kasus ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan. Hal itu berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya kerugian negara dalam kegiatan itu.

"Dari penyidik Tipikor PMJ telah memeriksa beberapa saksi. Artinya beberapa saksi dan keterangan mereka sudah kita konfrontir. Konfrontir dilakukan terhadap semua yang berkaitan dengan peristiwa dugaan pidananya," kata Argo.

Sehingga katanya peristiwa itu dapat tergambarkan secara jelas mulai dari awal sampai akhir

"Nanti biar bisa kelihatan, dan muncul alasan untuk pasal yang dijerat sehingga terpenuhi semuanya, step by step. Jadi kelihatan dan bisa tergambar dengan jelas," kata Argo.

Mengenai berapa saksi yang sudah diperiksa Argo mengaku belum dapat membeberkannya. "Sebab ada beberapa saksi yang akan diperiksa lagi. Jadi belum bisa disampaikan jumlahnya," kata Argo

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved