Tak Kunjung Dapat Haknya, Zuherial, Korban Penipuan First Travel, Marah-marah di PN Depok

Untuk ketiga kalinya, sidang perkara gugatan perdata jemaah dengan tergugat bos agen umrah First Travel, Andika Surachman, ditunda

Tak Kunjung Dapat Haknya, Zuherial, Korban Penipuan First Travel, Marah-marah di PN Depok
Warta Kota/Gopis Simatupang
Zuherial (64), jemaah asal Palembang, Sumatera Selatan, emosi karena sidang gugatan perdata terhadap bos First Travel, Andika Surachman, kembali ditunda ketiga kalinya secara berturut-turut. 

Untuk ketiga kalinya, sidang perkara gugatan perdata jemaah dengan tergugat bos agen umrah First Travel, Andika Surachman, dan turut tergugat Kejaksaan Negeri Depok, kembali mengalami penundaan.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard Raya, Kalimulya, Cilodong, Selasa (2/4/2019), agenda gugatan perdata kembali menemui jalan buntu karena Andika lagi-lagi tidak hadir.

Pantauan Wartakotalive.com, penundaan sidang itu membuat puluhan jemaah yang hadir kecewa.

Seorang jemaah asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Zuherial (64), bahkan tidak dapat menahan emosinya.

Di dalam ruang sidang, Zuherial meluapkan kemarahannya kepada majelis hakim serta pihak Kejari selaku turut tergugat, karena tidak dapat menghadirkan Andika.

Dengan suara meninggi, lelaki berjenggot lebat dengan rambut yang telah memutih itu berkata bahwa jemaah sengaja dipermainkan.

"Ketok palu saja, bilang gugatan ditolak. Untuk apa ditunda-tunda lagi. Biar busung itu perutnya yang makan uang jemaah," ucap Zuherial sambil marah-marah.

Mendengar hal itu, majelis hakim sampai mengancam akan mengusir keluar Zuherial bila tidak mau tertib.

Namun, pria asli Palembang itu tidak gentar.

Dia terus marah-marah, bahkan meski telah berusaha ditenangkan polisi dan jemaah lain.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved