Liliyana Natsir Pertanyakan Tunjangan Hari Tua Olimpian yang Mandek, Begini Jawaban Menpora

LILIYANA Natsir kembali mempertanyakan perhatian pemerintah dalam bentuk tunjangan hari tua bagi para Olimpian, yang kini tak berjalan lagi.

Liliyana Natsir Pertanyakan Tunjangan Hari Tua Olimpian yang Mandek, Begini Jawaban Menpora
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Menpora Imam Nahrawi bersama Liliyana Natsir, setelah pemberian SK CPNS kepada 286 atlet berprestasi di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019). 

JHT berhenti diberikan bila Olimpian meninggal dunia atau pindah kewarganegaraan dan tidak bisa diwariskan.

Jawab Hoaks Azan Dilarang Berkumandang, Wiranto: Memangnya Jokowi Dewa?

Kemenpora melalui Kemenkeu sejauh ini baru dapat menggelontorkan dana JHT kepada peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade.

Sedangkan atlet peraih medali di multievent lainnya, seperti Asian Games, SEA Games, dan PON, masih akan diusahakan dapat tunjangan yang sama.

Kemarin, sebanyak 286 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Formasi Khusus Olahragawan Berpestasi, menerima Surat Keputusan (SK) CPNS Kemenpora yang diserahkan langsung oleh Menpora Imam Nahrawi di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Akun Media Sosialnya Diretas, Ferdinand Hutahaean Marah-marah di Twitter, Ia Ancam Lapor Polisi

Menpora mengucapkan selamat datang di rumah baru tempat pengabdian dan perjuangan, yakni di Kemenpora.

SK CPNS ini sesuai Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 30 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Dalam sambutanya, Menpora menyampaikan ucapan selamat bergabung kepada para CPNS yang menjadi warga baru di lingkungan Kemenpora.

Asam Urat Sempat Kambuh, Ahmad Dhai Kini Rajin Minum Jus Sari Sirsak dan Nanas

"Selamat datang di Kementerian Pemuda dan Olahraga, rumah baru yang nantinya akan kalian tempati sebagai tempat pengabdian dan perjuangan untuk meneruskan prestasi yang kalian pernah lakukan," tuturnya.

"Di tempat baru ini seluruh atlet dan masyarakat Indonesia menggantungkan harapannya untuk bersama-sama mengibarkan Sang Saka Merah Putih," kata Menpora.

"Pengabdian baru ini sudah barang tentu sedikit-sedikit berbeda saat kalian berada di Pelatnas. Namun dari sisi ketepatan, kecermatan, dan kedisiplinan, hampir sama. Karenanya, saya tidak pernah khawatir ketika Presiden memberikan arahan bagi para peraih medali untuk diangkat sebagai PNS,” sambungnya.

Menpora menyebut ke-286 CPNS tersebut adalah pribadi-pribadi tangguh, karena telah mengorbankan segenap kegembiraan dan kesenangan di masa muda yang indah, hanya untuk mempersembahkan medali bagi merah putih.

“Walaupun kalian sudah CPNS, kalian boleh kembali ke Pelatnas dengan beberapa persyaratan yang nantinya akan dikeluarkan oleh Biro Kepegawaian Kemenpora," jelas Imam Nahrawi.

"Kepala Biro Kepegawaian akan mengoordinasikan dengan baik, seperti halnya para senior kalian yang ada di sini. Selagi kalian dibutuhkan di Pelatnas melalui seleksi yang baik, silahan kembali, jangan pernah mengendorkan motivasi. Kalian sudah diangkat sebagai PNS tetap harus memberikan yang terbaik bagi bangsa ini,” tambah Menpora yang juga didampingi jajaran Eselon I dan II Kemenpora. (Abdul Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved