Kajari Depok Klaim Pihaknya Tidak Punya Kewenangan Menghadirkan Bos First Travel dI PN

Berarti sekarang kewenangan untuk mengeluarkan dan mengizinkan (Andika keluar dari Lapas) itu sepenuhnya kewenangan dari LP

Kajari Depok Klaim Pihaknya Tidak Punya Kewenangan Menghadirkan Bos First Travel dI PN
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kajari Depok, Sufari 

Menanggapi kemarahan para jamaah korban penipuan agen perjalanan umroh, First Travel, dalam sidang lanjutan di PN Kota Depok. Selasa (2/4/2019), Kajari Kota Depok, Sufari, berusaha membela diri. Ia menjelaskan perihal janji memfasilitasi yang pernah dia sampaikan kepada jamaah.

Menurutnya, yang disampaikan ketika itu bukan menghadirkan bos agen umrah First Travel, Andika Surachman. Melainkan memberi fasilitas bila diizinkan pihak lembaga pemasyarakatan tempat Andika ditahan.

"Enggak ada, kita tidak punya kewajiban (menghadirkan Andika). Secara hukum, perdata itu pribadi. Persoalan diminta memfasilitasi, siap. Tapi kan begini ya. Kita sudah eksekusi itu. Berarti sekarang kewenangan untuk mengeluarkan dan mengizinkan (Andika keluar dari Lapas) itu sepenuhnya kewenangan dari LP," ujar Sufari kepada Wartakotalive.com.

Dikatakan Sufari, pihaknya hanya berkewajiban menghadirkan terdakwa suatu kasus pidana.

Sementara untuk kasus perdata, Kejari tidak punya wewenang.

"Kalau perdata kita enggak berwenang melakukan pemanggilan. Itu maknanya kemarin saya bilang membantu, yakni memfasilitasi, misalkan kendaraannya. Yang tidak boleh itu ngambil," jelasnya.

Sementara itu, Kuasa hukum jemaah First Travel, Riesqi Rahmadiansyah, mengatakan, pihaknya sudah tidak bisa mengharapkan pihak Kejari untuk dapat menghadirkan Andika ke ruang sidang.

Langkah selanjutnya adalah meminta kesediaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM untuk mengijinkan Andika hadir di ruang sidang.

"Kalau kejaksaan tidak sanggup membantu menghadirkan Andika, kita berencana mau langsung mengadu ke Dirjen PAS aja. Kalau enggak bisa juga, baru kita mengadu ke Presiden. Jemaah sendiri bahasanya udah geruduk-geruduk aja," kata Riesqi.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved