Buruh Kabupaten Tangerang Sambut May Day dengan Berolahraga dan Puncaknya Bikin Lomba Mancing

Puncak May Day nanti kami akan menggelar mancing bersama didanai depan pemerintah Kabupaten Tangerang

Buruh Kabupaten Tangerang Sambut May Day dengan Berolahraga dan Puncaknya Bikin Lomba Mancing
Warta Kota/Andika Panduwinata
SKPSI foto bersama bupati Tangerang M Zaki. Mereka memilih olahraga dalam rangka may day 

Buruh dari berbagai serikat pekerja di Kabupaten Tangerang ikuti turnamen olahraga dan bakti sosial.

Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan hari Buruh Internasional atau May Day.

Organisasi buruh yang terlibat di antara KSPSI, SPN, FSPMI, Gaspermindo serta organisasi lainnya yang tergabung dalam Lembaga Kerja Sama Bipartit.

Serikat Buruh Tangerang Raya Bakal Turun ke Jalan Tuntut Kenaikan Upah 25 Persen

Buruh Tangerang Antre Layanan SIM Gratis di Alun-alun

Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingan di antaranya bulutangkis, volleyball, catur dan lainnya. Demikian dikatakan Agus Darsana satu dari aktivitas buruh Kabupaten Tangerang.

"Peringatan Hari Buruh Internasional dilakukan dengan cara sinergi tiga lembaga. Mulai dari buruh, Appindo dan pemerintah merayakannya dengan cara berolahraga serta bakti sosial donor darah," ujar Agus, Rabu (3/4/2019).

Selain kegiatan dan olahraga para buruh juga akan menggelar silaturahmi bersama sesama buruh dengan mengikuti mancing bersama.

"Puncak May Day nanti kami akan menggelar mancing bersama didanai depan pemerintah Kabupaten Tangerang," ucapnya.

Mensos Tanya Jawab dengan Warga, Wagub Andika Hazrumy Sebut Program Jokowi Turunkan Kemiskinan

Sementara itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, peringatan May Day tahun ini berbarengan dengan momen politik. Dilaksanakan hanya beberapa hari setelah Pemilu.

Di mana buruh harus menjadi bagian dalam menjaga kondisi kesejukan dan keamanan di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Kondisi saat ini penuh dengan berjuta informasi yang diterima masyarakat, sehingga informasi sangat massive diterima pengguna android. Rangkaian peringatan May Day yang dilakukan ini merupakan bagian dalam menjaga kondusivitas wilayah tetap terjaga, semuanya harus terjalin dengan harmoni yang baik," kata Zaki.

Menurutnya banyak informasi yang beredar di media sosial juga mengantarkan masyarakat pada kejernihan dalam menerima setiap informasi yang ada.

Sehingga buruh juga bisa menjadi agen dalam menjaga peredaran informasi sesat atau hoax.

"Momen politik banyak orang terjebak dalam informasi yang kurang akurat, sehingga kita bisa terjebak berbuatan yang bertentangan dengan hukum. Hal ini harus juga diwaspadai oleh para aktifis buruh untuk menghindari hoax jelang Pemilu dan buruh harus bisa menjaga kekompakan menjalang May Day," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved