Otomotif

Menanti Kepastian Regulasi Kendaraan Listrik, Hyundai Siapkan Kona dan Ioniq untuk Tanah Air

Bila arah pemerintah Indonesia mengembangkan kendaraan bermotor listrik dengan basis beterai, Hyundai memiliki Hyundai Kona dan Ioniq.

Menanti Kepastian Regulasi Kendaraan Listrik, Hyundai Siapkan Kona dan Ioniq untuk Tanah Air
Istimewa
SEDAN listrik Hyundai Ioniq 

Selain hadir dengan pilihan mesin 1.600 cc, Hyundai Kona yang bermain di segmen SUV kompak juga memiliki varian listrik dan hybrid. Sedangkan untuk Hyundai Ioniq memang datang sebagai sedan listrik yang disandingkan menantang Toyota Prius.

REGULASI kendaraan listrik di Indonesia yang hingga kini belum ketok palu kiranya ditunggu oleh banyak produsen otomotif. Salah satunya PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) yang mengaku cukup tertarik menunggu keputusan tersebut.

Meski bocorannya sudah terlihat bila mengarah ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV), tapi Hyundai memilih untuk menunggu soal kepastian resminya.

Seperti dikutip Wartakolive.com dari Kompas.com, Deputy Marketing Director HMI Hendrik Wiradjaja mengatakan, Hyundai sudah punya rentang portofolio lengkap untuk dipasarkan, apakah itu berteknologi hibrida atau full listrik.

"Kami masih mempelajari regulasinya, karena yang ada saat ini baru draf dan bocoran-bocaran saja, belum terlalu fix bagaimananya. Memang kalau dilihat dari draf itu lebih ke full electrical bukan hybrid, tapi yang pasti kita punya kok produknya," ucap Hendrik di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Harga Mobil jadi Lebih Murah, Skema PPnBM Baru Untungkan Konsumen dan Produsen

Lantaran Harga Mahal, Mobil Listrik di Indonesia Tak Perlu Bayar Pajak Tahunan Alias Gratis

Draft Dikabarkan sudah Final, Ini Bocoran Regulasi Kendaraan Listrik di Indonesia

HYUNDAI Kona Electric
HYUNDAI Kona Electric (Istimewa)

Hendrik menjelaskan, bila arah pemerintah Indonesia mengembangkan kendaraan bermotor listrik dengan basis beterai, Hyundai memiliki Hyundai Kona dan Ioniq.

Seperti diketahui, selain hadir dengan pilihan mesin 1.600 cc, Kona yang bermain di segmen SUV kompak juga memiliki varian listrik dan hybrid.

Sedangkan untuk Hyundai Ioniq memang datang sebagai sedan listrik yang disandingkan menantang Toyota Prius.

Ioniq pun dipasarkan di negara asal dengan tiga pilihan, yakni plug-in hybrid, hybrid, dan full electric. 

Soal Mobil Listrik, Wuling Sudah Punya Model yang 100 Persen Listrik

Ingin Naik Taksi Listrik? Sabar, Mobil Listrik Blue Bird Tinggal Tunggu Aturan Main

Hyundai Ioniq Hybrid
Hyundai Ioniq Hybrid (Prime Motor Group)

"Kona dan Ioniq listrik saya rasa cocok, tinggal balik lagi bagaimana kemungkinannya nanti. Masalah regulasi resminya itu nanti seperti apa," kata Hendrik.

Saat disinggung soal masalah insentif dan aturan kandungan lokal, Hendrik menilai dari sisi kacamata Hyundai Indonesia sebenarnya cukup menarik, karena selama ini para agen tunggal pemegang merek (ATPM) pun banyak yang menantikan soal kepastiannya.

"Saya tidak bisa bicara dari sudut Hyundai Motor Company (HMC), tapi kalau melihat trennya di mana juga semua ATPM menunggu, mustinya ini (insentif) menarik," tuturnya.

"Kami melihatnya dari sisi kandungan lokal, itu yang harus difokuskan untuk dikejar, karena kan dibuat berjenjang, tahun pertama berapa berikutnya berapa, kalau dari mesin dan dimensi, Kona dan Ioniq sudah masuk harusnya," imbuh Hendrik. (Stanly Ravel) 

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved