Kesehatan

Cara Mengurangi Penderitaan Pasien Osteoartritis, Coba Olahraga Ini Selama Satu Jam per Minggu

Osteoartritis lutut memengaruhi 10-13 persen orang berusia di atas 60 tahun dan persentase ini naik hingga 40 persen terhadap orang di atas 70 tahun.

Cara Mengurangi Penderitaan Pasien Osteoartritis, Coba Olahraga Ini Selama Satu Jam per Minggu
US News Health
Ilustrasi jalan kaki untuk mengurangi penderitaan pasien osteoartritis. 

Penelitian terbaru mengungkapkan manfaat aktivitas fisik, seperti jalan cepat terhadap mobilitas dan kemampuan melakukan tugas sehari-hari para manula yang hidup dengan osteoartritis lutut.

Osteoartritis adalah bentuk radang sendi yang paling umum di kalangan manula di Amerika Serikat.

Osteoartritis lutut memengaruhi 10-13 persen orang berusia di atas 60 tahun dan persentase ini naik hingga 40 persen terhadap orang yang berusia di atas 70 tahun.

Saat ini belum ada obat untuk osteoartritis lutut. Meski begitu, perawatan termasuk pemberian obat penghilang rasa nyeri atau operasi lutut dapat mengurangi penderitaan mereka.

Menurut penelitian, di antara 2-5 orang penderita osteoartritis lutut simtomatik, penyakitnya ini secara signifikan mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

American Journal of Preventive Medicine meneliti efek aktivitas fisik pada kecacatan yang disebabkan karena osteoarthritis lutut.

Ilustrasi orang tua berjalan kaki di pantai untuk mengurangi derita osteoartritis.
Ilustrasi orang tua berjalan kaki di pantai untuk mengurangi derita osteoartritis. (Medscape)

Dampak Buruk Diet Tidak Sehat Bisa Akibatkan Osteoporosis?

Dorothy Dunlop PhD, profesor kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern, Chicago, yang melakukan penelitian olahraga mengatasi osteoartritis.

Menurut dia, berjalan kaki dapat mengurangi penderita osteoartritis dan mengurangi risiko kecacatan.

Dunlop dan rekan kerjanya menganalisis data dari lebih 1.500 orang dewasa yang disurvei. Informasi medisnya telah dikumpulkan sebagai bagian dari Inisiatif Osteoartritis Nasional.

Semua partisipan menderita osteoartritis dan mengalami rasa sakit, nyeri, dan kekakuan pada ekstremitas bawah mereka. Saat dimulai penelitian, mereka tidak memiliki kecacatan akibat osteoartritis lutut.

Halaman
123
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved