Polisi Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi Dana Kemah Kemenpora, Masih Bergulir

Polisi masih menyidik kasus dugaan korupsi dana kemah di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Polisi Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi Dana Kemah Kemenpora, Masih Bergulir
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. 

Polda Metro Jaya memastikan bahwa penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana anggaran kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang digelar di Candi Prambanan, Yogyakarta 2017 lalu, masih terus bergulir dan didalami.

Dalam kasus ini diduga ada penyimpangan dana anggaran Kemenpora hingga Rp 2,7 miliar.

Karennya polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

"Kasusnya masih bergulir. Masih tahap pemeriksaan saksi, semuanya masih dalam proses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya jika semua saksi yang dibutuhkan sudah dimintai keterangan dan dikonfrontir, maka dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar perkara.

"Sehingga akan diketahui siapa tersangkanya, atau seperti apanya" kata Argo Yuwono.

Dalam kasus ini kata dia sejumlah saksi sempat diperiksa penyidik.

Diantaranya mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang juga menjabat juru bicara BPN Prabowo-Sandi, lalu Abdul Latif dari Kemenpora, Ahmad Fanani dari Pemuda Muhammadiyah, serta Safarudin dari GP Ansor.

Polisi Memeriksa Dahnil Simanjuntak Terkait Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora

Selain telah memeriksa saksi, beberapa waktu lalu penyidik juga telah menaikan status kasus ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Hal itu berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya kerugian negara dalam kegiatan itu.

"Dari penyidik Tipikor PMJ telah memeriksa beberapa saksi. Artinya beberapa saksi dan keterangan mereka sudah kita konfrontir. Konfrontir dilakukan terhadap semua yang berkaitan dengan peristiwa dugaan pidananya," kata Argo.

Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak (Tribun Wow)

Sehingga katanya peristiwa itu dapat tergambarkan secara jelas mulai dari awal sampai akhir

"Nanti biar bisa kelihatan, dan muncul alasan untuk pasal yang dijerat sehingga terpenuhi semuanya, step by step. Jadi kelihatan dan bisa tergambar dengan jelas," kata Argo.

Mengenai berapa saksi yang sudah diperiksa Argo mengaku belum dapat membeberkannya.

"Sebab ada beberapa saksi yang akan diperiksa lagi. Jadi belum bisa disampaikan jumlahnya," kata Argo.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved