Jon Beli Motor Sport Seharga Rp 70 Juta Hasil Mencuri di Rumah Kosong

Dalam operasi penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki kanan Jon karena melawan petugas, saat akan ditangkap.

Jon Beli Motor Sport Seharga Rp 70 Juta Hasil Mencuri di Rumah Kosong
Warta Kota/Gopis Simatupang
Jon (dipapah), otak pelaku pencurian spesialis rumah kosong, ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap. Dari hasil beraksi, dia mampu membeli motor sport seharga Rp 70 juta. 

Anggota Unit Resmob Polresta Depok berhasil membekuk dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong dan seorang penadah barang curian di dua tempat, yakni Cimpaeun, Kecamatan Tapos, dan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019) dini hari.

Dua pencuri yang diciduk adalah Triono alias Jon (29) sebagai pelaku utama dan Duwok (26).

Sementara, penadahnya bernama Jumaidi.

Dalam operasi penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki kanan Jon karena melawan petugas, saat akan ditangkap.

"Mereka yang ditangkap ini adalah komplotan spesialis pelaku pencurian rumah kosong," ujar Wakapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Arya Perdana di Polresta Depok, Kamis (28/3/2019).

Arya menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku bermula dari laporan seorang korban warga Leuwinanggung, Tapos, yang rumahnya disatroni maling saat ditinggal pergi pada Minggu (17/3/2019) lalu.

Saat beraksi, Jon memanjat pohon lalu masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis, lalu mengambil barang-barang berharga di rumah korban. Duwok menunggu di luar rumah untuk mengawasi keadaan.

Setelah memperoleh barang curian, kedua pelaku lalu menjualnya kepada Jumaidi sebagai penadah.

"Dari keterangan pelaku, mereka sudah dua kali beraksi di daerah Citeureup (Bogor) dan sekali di daerah Depok. Tersangka TR (Triono alias Jon) berperan sebagai eksekutor," jelas Arya.

Motor sport

Kepada polisi, Jon yang sehari-hari merupakan penjaga konter pulsa mengaku tidak tahu persis jumlah keuntungan yang diperoleh dari hasil menyatroni rumah orang.

Namun, Jon mengaku menghabiskan uang hasil mencuri tersebut untuk membeli benda-benda mahal. Bahkan, dia menggunakan uang hasil curian untuk membeli satu unit sepeda motor sport merek Honda CBR250RR warna hitam yang harganya wah.

"Uangnya buat hura-hura, beli baju, barang-barang mahal, sama motor yang harganya Rp 70 juta," bilang Jon.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti sepeda motor, 10 unit telepon genggam (ponsel) berbagai merek, 10 lembar uang dolar AS, serta dua buah linggis yang digunakan sebagai alat untuk beraksi. Nilai kerugian korbannya ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Karena perbuatannya, Jon Cs dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. 

Jon (dipapah), otak pelaku pencurian spesialis rumah kosong, ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap. Dari hasil beraksi, dia mampu membeli motor sport seharga Rp 70 juta.
Jon (dipapah), otak pelaku pencurian spesialis rumah kosong, ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap. Dari hasil beraksi, dia mampu membeli motor sport seharga Rp 70 juta. (Warta Kota/Gopis Simatupang)
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved