Seperti Nur Mahmudi, Berkas Lurah Kalibaru juga Dikembalikan

Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari menjelaskan, pengembalian berkas itu murni dilakukan karena unsur tindak pidana yang disangkakan belum terpenuhi.

Seperti Nur Mahmudi, Berkas Lurah Kalibaru juga Dikembalikan
wikimapia.org
Kantor Kejaksaan Negeri Depok. 

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM -- Berkas perkara kasus dugaan pungutan liar (pungli) Lurah Kalibaru, Abdul Hamid (50), dikembalikan Kejaksaan Negeri Kota Depok kepada penyidik Unit Tipikor Polresta Depok, Selasa (26/3/2019), lantaran berkas dinyatakan belum lengkap.

Sebelumnya, berkas perkara kasus dugaan korupsi Nur Mahmudi Ismail juga dikembalikan karena alasan yang sama.

Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari menjelaskan, pengembalian berkas itu murni dilakukan karena unsur tindak pidana yang disangkakan belum terpenuhi.

Dia meminta penyidik segera melengkapinya agar kasus tersebut tak berlarut-larut layaknya kasus Nur Mahmudi.

"Setiap penanganan perkara, kalau ada petunjuk, P21, kan biasa, tergantung dengan petunjuk yang dipenuhi. Kalau lengkap, sekali cukup," kata Sufari di Kejari Depok, Jalan Boulevard Raya, Kalimulya, Cilodong, Selasa (26/3/2019).

Menurut Sufari, dalam menilai perkara, pihaknya harus teliti dan cermat, agar tidak terjadi kekeliruan dalam persidangan.

"Perbuatan itukan dihubungkan dengan alat bukti dan barang bukti," ucapnya.

Abdul Hamid dibekuk penyidik Unit Tipikor Polresta Depok, Kamis (14/2/2019) lalu.

Kemudian, berkasnya dilimpahkan ke Kejari Depok pada Kamis (21/3/2019) lalu. Sebulan kemudian, berkas tersebut dikembalikan ke Polresta Depok.

Dikatakan Sufari, apabila berkas perkara Abdul Hamid telah lengkap, pihaknya akan segera menyiapkan materi dakwaan untuk bahan persidangan.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved