Media Sosial

Kasus Murid Sawer Guru, Kadisdik DKI: Sanksi yang Diberikan Harus Mendidik

Kasus Murid Sawer Guru, Kadisdik DKI: Sanksi yang Diberikan Harus Mendidik. Aksi 11 siswa kelas IX SMP Maha Prajna sawer seorang guru perempuan mendad

Kasus Murid Sawer Guru, Kadisdik DKI: Sanksi yang Diberikan Harus Mendidik
Warta Kota/Anggi Lianda Putri
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono menilai wajar apabila ada sanksi yang diberikan menanggapi video viral sejumlah murid sawer seorang guru perempuan di dalam ruang kelas SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara. 

Kasus Murid Sawer Guru, Kadisdik DKI: Sanksi yang Diberikan Harus Mendidik. Aksi 11 siswa kelas IX SMP Maha Prajna sawer seorang guru perempuan mendadak viral di media sosial.

KEPALA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono menilai wajar apabila ada sanksi yang diberikan menanggapi video viral sejumlah murid sawer seorang guru perempuan di dalam ruang kelas SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara.

Hanya saja sanksi yang diberikan harus mendidik para murid tersebut. Sehingga mereka menyadari kesalahannya dan tidak lagi mengulangi perbuatan tidak terpuji tersebut dikemudian hari.

“Kalau pun ada sanksi yang ditegakkan, sanksi harus mendidik. Anak ini harus punya masa depan, ingat kesalahan siswa tugas kita untuk perbaiki supaya kedepan dia jadi anak yang punya perilaku baik,” ucap Ratiyono, Rabu (27/3/2019).

Ratiyono meminta agar murid-murid tersebut jangan divonis sebagai pribadi yang jahat karena perbuatan tersebut.

Usai Ungkap Asal Usul Hoax, Rocky Gerung Minta Guru Besar UI Belajar Lagi Supaya Tidak *****

Pasangan Suami Istri Sah Diciduk Petugas Akibat Gandengan Tangan, Viral di FB dan Instagram

Polisi Ungkap Dosen UNM Merasa Harga Dirinya Terusik Hingga Nekat Bunuh Siti Zulaeha

“Tugas kita mendidik, kalau dia belum baik tugas kita supaya dia nggak nakal, yang belum sopan tugas kita, itu batasnya,” ucap Ratiyono.

Selain itu juga sekolah diharapkan harus bisa menciptakan dunia yang menyenangkan bagi murid-murid. Sehingga mereka bisa mendapatkan inspirasi untuk tumbuh dan berkembang kedepannya.

“Yang paling penting temen-temen guru, kepala sekolah, orang tua kita ciptakan sekolah yang menyenangkan, gurunya harus pandai mengemas atau metode komunikasi dengan siswa menyenangkan. Kalau ada penyimpangan tugas kita untuk perbaiki,” ucap Ratiyono.

Sekadar informasi aksi 11 siswa kelas IX SMP Maha Prajna sawer seorang guru perempuan mendadak viral di media sosial, Jumat (27/3/2019).

Video itu tersebar setelah salah satu dari dua siswi yang merekam peristiwa itu, mengunggah ke media sosial. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved