Wawancara Eksklusif

Eksklusif Warta Kota, Ketua DPRD DKI: yang Terlibat Pembangunan MRT Pahlawan Modern

Pemerintah Provinsi dan DPRD DKI Jakarta akhirnya menyepakati tarif maksimal kereta Moda Raya Terpadu atau MRT

Eksklusif Warta Kota, Ketua DPRD DKI: yang Terlibat Pembangunan MRT Pahlawan Modern
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI Jakarta. 

Setelah sempat berbeda pendapat, Pemerintah Provinsi dan DPRD DKI Jakarta akhirnya menyepakati tarif maksimal kereta Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta rute Bundaran HI-Lebak Bulus sebesar Rp 14.000.

Kesepakatan disampaikan pada rehat Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/3) kemarin.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, semringah ketika memaparkan hal tersebut.

Kepada wartawan Warta Kota Anggie Lianda Putri, Pras—sapaan akrab Prasetio—memaparkan pandangannya terkait keberadaan MRT yang diresmikan Presiden Joko Widodo, 24 Maret lalu.

Berikut petikan wawancaranya.

Anies Baswedan Menargetkan Tarif Terintegrasi MRT dengan Moda Transportasi Massal Lain Tahun Depan

Prasetyo dan Anies Akhirnya Sepakati Besaran Tarif MRT, Simak Tabel Tarif per Stasiun di Sini

Bagaimana akhirnya perbedaan pendapat soal tarif MRT Jakarta itu diselesaikan?

Ya intinya kami (DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) sudah diskusi. Kami akhirnya menyepakati tarif dasar Rp 3.000.

Setiap stasiunnya nanti akan dihitung per Rp 1.000.

Rincian detail tarif akan dipampang di tiap stasiun nantinya.

Apakah Anda sudah merasakan dampak keberadaan MRT Jakarta terhadap arus lalu lintas, khususnya jalur yang dilalui MRT?

Halaman
12
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved