Berita Video

VIDEO: Erwin Aksa Dukung Sandiaga Uno, Sang Paman Jusuf Kalla Sebut Inilah Demokrasi

JK mengaku, keponakannya itu tak meminta izin untuk memilih Prabowo-Sandi, namun hanya mengutarakan alasan berbeda pilihan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap, keputusan beda pilihan pada pilpres 2019, antara ia dan keponakannya Erwin Aksa tak harus menjadi persoalan besar.

Diketahui, anak dari Aksa Mahmud itu, menyatakan diri mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, pada Pilpres 2019 ini.

Sementara JK ditunjuk Jokowi sebagai ketua dewan pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf.

Video Viral Murid Ramai-ramai Bully Guru Wanita, Belasan Siswa SMP Maha Prajna Dikenal Nakal

"Ini kan sarana demokrasi, maka sarana demokrasi juga harus dilakukan secara demokrasi pula. Ya, kalau Erwin punya sikap begitu, ya saya hargai sikap itu," ujar JK yang ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Setelah Ustadz Abdul Somad Dikasih Fortuner oleh Pemilik Wong Solo, Kini Gold Play Button Youtube

JK mengaku, keponakannya itu tak meminta izin untuk memilih Prabowo-Sandi, namun hanya mengutarakan alasan berbeda pilihan.

Ia menuturkan, Erwin Aksa memberitahukan alasan persahabatan dengan calon wakil presiden Sandiaga Uno, yang membuat pengusaha muda itu berada di kubu 02.

VIDEO: Cegah Rabies, Dinas KPKP Jaksel Lakukan Vaksinasi Anjing di Pasarminggu

"Dia (Erwin Aksa) tidak minta izin, dia cuman kasih tahu. Kalau itu adalah level izin, saya tidak kasih izin," ucap JK.

"Karena ingin persahabatannya dengan Sandi ingin langgeng, ya silahkan saja, itu demokrasi dan juga memang saya yang mengajarkan bahwa persahabtaan itu penting daripada politik ini," sambung mantan menko kesra ini.

JK pun menegaskan, dalam keluarga besarnya diajarkan menghargai persahabatan, sehingga keputusan Erwin untuk memilih 02, dapat diterima.

"Saya sering ajarkan sama mereka, keluarga kami, keluarga saya, bahwa persahabatan itu seumur hidup, politik itu hanya 5 tahun. Tiap lima tahun berubah-ubah sikap itu. Persahabatan itu seumur hidup jadi jangan merusak persahabatan itu hanya gara-gara 5 tahun, ya silahkan saja," terang dia.(*)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved