Pemilu 2019

Ganjar Pranowo Sebut Setiap Hari Dapat Laporan ASN yang Tak Netral dalam Pemilu, Bisa Dipecat!

Masih banyak ASN yang tidak netral dan memihak pada salah satu pasangan tertentu dan hampir tiap hari saya mendapat laporan itu.

Ganjar Pranowo Sebut Setiap Hari Dapat Laporan ASN yang Tak Netral dalam Pemilu, Bisa Dipecat!
Dok Humas Pemprov Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, ada beberapa aparatur sipil negara ( ASN) di lingkungan pemerintah provinsi setempat yang terindikasi berpaham radikal.

"Saya masih mendapat laporan intelijen dan juga laporan dari masyarakat bahwa masih ada sejumlah ASN yang memiliki paham radikal, masih banyak obrolan-obrolan di masyarakat terkait masalah ini yang masuk ke saya," kata Ganjar.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel seluruh jajaran ASN dan pegawai di lingkungan Pemprov Jateng, di Semarang, seperti dilansir dari Antara, Senin (25/3/2019).

ASN Diminta Jaga Netralitas pada Pemilu 2019, Jaga Birokrasi Mandiri

Tidak Netral dalam Pemilu, PNS Kabupaten Tangerang Bisa Dipecat!

Dari sejumlah laporan itu, lanjut Ganjar, ditemukan juga adanya ASN yang menempelkan bendera-bendera terlarang serta mengajarkan paham-paham dan ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila.

"Bahkan, ada juga yang menuliskan ajaran-ajaran radikalisme itu melalui status media sosial," ujar dia.

Ganjar mengaku sudah melakukan pemanggilan sejumlah ASN yang terindikasi berpaham radikal dan setelah diklarifikasi, banyak di antara mereka yang mengelak.

Ganjar menegaskan, ASN Jateng harus loyal pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945.

"Kalau memang tidak setuju, harus terbuka saja, datang ke kami, sampaikan yang tidak setuju, tapi jangan 'umpet-umpetan' dan menyebarkan radikalisme pada orang lain," ucap dia.

Dul Jaelani Menganggap Wajar Ahmad Dhani Menderita Sakit saat Dipenjara

Preview Montenegro vs Inggris, Selasa (26/3) Dini Hari: Laga ke-50 Kapten Liverpool Jordan Henderson

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan, akan terus mengawasi dan melakukan pembinaan kepada seluruh ASN di Jateng.

"Kalau ada yang memiliki paham radikal akan kami bina. Jika tidak bisa, maka akan diberi peringatan, kalau diberi peringatan berkali-kali masih tidak bisa, maka sanksi terberatnya ya dipecat," tegas dia.

Selain soal paham radikal, Ganjar juga masih mendapat laporan terkait netralitas ASN menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

"Masih banyak ASN yang tidak netral dan memihak pada salah satu pasangan tertentu dan hampir tiap hari saya mendapat laporan itu. Saya mohon dengan sangat, mari kita jaga netralitas sesuai dengan undang-undang," ujar dia.

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved