Kisah Presiden Soekarno saat ke Jepang, Dikawal 20 Gangster Yakuza karena Dianggap Tak Resmi

Detik-detik Presiden Soekarno (Bung Karno) dikawal sekita 20 anggota gangster paling legendaris di Jepang, Yakuza, merupakan kisah yang cukup menarik

Kisah Presiden Soekarno saat ke Jepang, Dikawal 20 Gangster Yakuza karena Dianggap Tak Resmi
Babe via Tribun Sumsel
Presiden Soekarno (Bung Karno) Dikawal 20 Gangster Yakuza. 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM -- Detik-detik Presiden Soekarno (Bung Karno) dikawal sekita 20 anggota gangster paling legendaris di Jepang, Yakuza, merupakan kisah yang cukup menarik.

Dilansir dari majalah Intisari edisi khusus 70 kisah Soekarno, kisah Presiden Soekarno dikawal 20 anggota gangster Yakuza itu terjadi saat Bung Karno pergi ke Jepang pada tahun 1958.

Perjalanan presiden Soekarno ke Jepang saat itu dianggap tidak resmi oleh kepolisian Tokyo, sehingga mereka menolak untuk mengawal kedatangannya

Padahal, sudah selayaknya kunjungan pemimpin negara harus dikawal dan dijaga dengan ketat oleh aparat keamanan setempat.

Hashtag JokowiTheErrorMan Jadi Trending Topic, Ini Gara-garanya

Ini Dia Ramalan Zodiak Minggu (24/3): Emosi Cancer Campur-aduk, Leo Notalgia, Libra Aktif

Ini Ramalan 12 Zodiak Sepanjang 2019 Lengkap Asmara Karir Kesehatan dan Keuangan Aries hingga Pisces

Warganet Sindir Asam Urat Ahmad Dhani Kambuh di Penjara, Maia Estianty Ikutan Sindir Seperti Ini

LINK Live Streaming Supersoccer TV Italia vs Finlandia: Rekor 13 Kali Tak Terkalahkan Azzurri

Beredar pula rumor bahwa kelompok anti-Soekarno diam-diam masuk Jepang dan berencana membunuhnya.

Konsulat Indonesia yang berada di Tokyo saat itu, Iskandar Ishak, kewalahan mencari pengawalan untuk Soekarno.

Menurut Masashi Nishihara dalam bukunya yang berjudul 'Japanese and Sukarno’s Indonesia: Tokyo-Jakarta Relations, 1951-1966', orang kepercayaan Soekarno yang menjadi menteri muda urusan veteran, Kolonel Sambas Atmadinata, menghubungi salah seorang temannya di Jepang semasa perang.

Teman Kolonel Sambas Atmadinata yang bernama Oguchi Masami itu lalu menyarankan untuk menggunakan jasa pengawalan gangster Jepang, Yakuza.

Yakuza merupakan salah satu gangster paling legendaris di Jepang yang melakukan banyak kejahatan terorganisir.

Mengikuti saran Oguchi Masami, Iskandar Ishak menghubungi Yoshio Kodama salah satu tokoh Yakuza pada saat itu.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved