Pemilu 2019

Bawaslu Kota Bekasi Siapkan Honor Pengawas TPS Rp 550 Ribu pada Pemilu 2019

Bawaslu Kota Bekasi Siapkan Honor Pengawas TPS Rp 550 Ribu pada Pemilu 2019

Bawaslu Kota Bekasi Siapkan Honor Pengawas TPS Rp 550 Ribu pada Pemilu 2019
Warta Kota
Warga Kota Bekasi, Amsar (36) menyerahkan laporan dugaan pelanggaraan yang dilakukan KPU Kota Bekasi ke Staf Penindakan Bawaslu Kota Bekasi, Dadan Ramlan (kanan) pada Jumat (22/3). KPU Kota Bekasi dilaporkan karena mendistribusikan surat suara menggunakan truk terbuka, sehingga mengabaikan faktor keamanan dokumen negara. 

Sebanyak 1.895 pegawai tenaga kerja kontra (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi telah diusulkan untuk menjadi pengawas tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah setempat.

Mereka dijanjikan dengan honor sebesar Rp 550.000 dari Bawaslu.

"Honor sudah kami siapkan, jadi setelah penyelenggaraan Pemilu selesai honor sudah bisa kami berikan ke petugas pengawas," kata Ketua Bawaslu Kota Bekasi Tommy Suswanto pada Minggu (24/3/2019).

Meski 1.895 pegawai TKK yang diusulkan, namun Bawaslu memprediksi hanya 40 persen pegawai yang dinyatakan lolos verifikasi dan wawancara. Batas usia untuk menjadi pengawas adalah 25 tahun dengan pendidikan akhir minimal SMA. "Di luar ketentuan itu mereka tidak akan lolos," ungkapnya.

Bila mengacu pada Pasal 114 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwa pengawas TPS bertugas mengawasi persiapan pemungutan suara, pelaksanaan pemungutan suara, persiapan penghitungan suara, pelaksanaan penghitungan suara dan pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS.

"Setiap pengawas yang telah dilantik tentu akan mendapat pembekalan dari kita, sehingga mereka memiliki pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di TPS," jelasnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved