Hari Air Sedunia

Pekerjaan Penjaga Pintu Air Situ Parigi Bertaruh Nyawa, Sayangnya Tak Bisa Pakai BPJS Kesehatan

Situ Parigi di Pondok Aren, Tangerang Selatan pernah makan korban, karena penuh dengan limbah busa putih

Pekerjaan Penjaga Pintu Air Situ Parigi Bertaruh Nyawa, Sayangnya Tak Bisa Pakai BPJS Kesehatan
Wartakotalive/Zaki Ari Setiawan
Penjaga pintu air Situ Parigi, Muhammad Mursin di kediamannya di dekat Situ Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan 

SOSOK Muhammad Mursin punya peran penting dalam keberlangsungan Situ Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Pria berumur 54 tahun ini menjadi satu-satunya petugas penjaga pintu air di Situ Parigi yang kini penuh dengan busa dan sampah.

Bisa dibilang pekerjaan penjaga pintu air ini cukup berbahaya dan bertaruh nyawa.

Saat ditemui di kediamannya, tidak jauh dari Situ Parigi, Mursin bercerita limbah busa pernah memakan beberapa korban yang terjerumus ke dalamnya.

"Kurang lebih setahun lalu, keponakan saya terpeleset masuk ke dalam busa-busa itu," katanya bertepatan di Hari Air Sedunia, Jumat (22/3/2019).

3 Ton Sampah Diangkut dari Situ Parigi dan Situ Gintung Setiap Harinya

Pencemaran Kali Bekasi Diduga Berasal dari Limbah Deterjen Perusahaan Laundry

Mendengar kabar itu, dirinya segera mendatangi lokasi dan terjun ke area situ yang penuh dengan limbah busa putih.

"Dua puluh menitan mungkin dia tenggelam, saya juga kesulitan carinya karena banyak busanya. Busanya masuk ke mulut saya, ke hidung saya juga," paparnya.

"Saya coba puter otak, biar busanya gak kumpul. Tangan saya coba dilibasin ke busanya jadi gak ngumpul lagi," imbuhnya.

Beruntung keponakannya yang masih anak-anak itu berhasil diselamatkan biarpun banyak busa sudah masuk ke tubuhnya.

Nasib Situ Parigi semakin memrihatinkan, busa putih tebal dan sampah menghiasi situ yang berada di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Nasib Situ Parigi semakin memrihatinkan, busa putih tebal dan sampah menghiasi situ yang berada di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)

Mursin yang juga banyak menelan limbah busa akibat aksi heroiknya sempat sakit. "Saya terus sakit satu minggu," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved