Hashtag JokowiTheErrorMan Jadi Trending Topic, Ini Gara-garanya
HASHTAG #JokowiTheErrorMan jadi trending topic teratas di media sosial Twitter, hingga Sabtu (23/3/2019) malam.
HASHTAG #JokowiTheErrorMan jadi trending topic teratas di media sosial Twitter, hingga Sabtu (23/3/2019) malam.
#JokowiTheErrorMan menjadi trending topic saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprotes warga Bali karena salah menyebut nama daerah, saat meresmikan Pasar Badung di Kota Denpasar, Bali, Jumat (22/3/2019).
Awalnya, Jokowi mengaku berbahagia dapat hadir di Pasar Badung yang sangat indah karena didesain begitu bagus.
• Kentalnya Aroma Kepartaian Bikin Romahurmuziy Bisa Tentukan Posisi Pejabat Kementerian Agama
Kemudian, Jokowi pun menyapa Gubernur Bali, Wali Kota Denpasar, Bupati yang ada di Bali, dan para menteri Kabinet Kerja. Selanjutnya, menyapa warga yang hadir.
"Bapak-ibu sekalian, seluruh warga Kota Denpasar, khususnya Badung," ujar Jokowi.
Ucapan Jokowi tersebut diprotes warga yang kemudian memberitahu Presiden, bahwa Pasar Badung berada di wilayah administrasi Kota Denpasar, bukan berada di Kabupaten Badung.
• Ibunda Ustaz Abdul Somad Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Mandi Sebelum Salat Subuh
"Kota Denpasar, khususnya di sini, Pasar Badung," kata Jokowi setelah diberitahu warga Bali.
Jokowi pun lantas meminta maaf kepada warga Bali, karena padatnya agenda kunjungan kerja, sehingga membuat dirinya terkadang suka eror.
"Saya itu setiap jam ganti provinsi, setiap jam ganti kabupaten, setiap jam ganti kota, sehingga kadang-kadang eror (salah sebut daerah), mohon maaf," ucap Jokowi.
• Mengantarkan ke Swalayan Jadi Pertemuan Terakhir Ustaz Abdul Somad dengan Ibunya
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun sebelum tiba di Bali pada sore hari, paginya berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)
"Tadi siang sudah di Lombok, NTB. Sore hari sudah sampe di Kota Denpasar, diunyel-unyel dari depan sampai ke sini (pasar)," cetus Jokowi.
"Semuanya pegang, ada yang pegang tangan, ada yang pegang leher. Semuanya pegang, jadi kalau tadi saya agak eror, mohon maaf," sambung Jokowi disambut tawa warga Bali.
• Tiga Pengungsi Asal Afganistan Selingkuhi Istri Warga Pekanbaru, Suami Sempat Geruduk Bawa Massa
Kehadiran Jokowi di Pulau Dewata disambut meriah dan hangat. Ribuan warga berebut mendekati orang nomor satu itu untuk bersalaman serta berfoto bersama.
Di Bali, Jokowi menegaskan perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah sesuatu yang biasa, dan jangan jadikan permusuhan antar-masyarakat.
"Ini sudah bulan politik, saya titip jangan sampai perbedaan pilihan kita saling bermusuhan, tidak rukun, tidak bersatu. Jangan," pesan Jokowi saat acara simakrama (silaturahmi) dengan tokoh serta masyarakat Bali di Ardha Candra, Denpasar, Bali, Jumat (23/3/2019) malam.
• Kapolda Jatim Tawarkan Ustaz Abdul Somad Naik Pesawat Pribadi Agar Segera Sampai di Sumut
Menurut Jokowi, bangsa kita adalah bangsa yang besar dengan jumlah penduduk 269 juta dan hidup di 17 ribu pulau di 34 provinsi dari Sabang sampai Marauke.
"Aset terbesar Bangsa Indonesia adalah persatuan, kerukunan, persaudaraan di antara kita sebagai saudara sebangsa setanah air. Masa kita akan terus membangun permusuhan karena perbedaan pilihan, ya jangan, jangan," tutur Jokowi.
Jokowi pun meminta masyarakat untuk menyambut Pilpres yang berlangsung lima tahun sekali, dengan riang gembira, bukan sebagai ajang untuk menakut-nakuti, apalagi menebar ancaman kepada sesama.
• Masih Sempat Isi Tausiah Meski Ibunya Wafat, Bupati Bangkalan Puji Ustaz Abdul Somad
"Kita semuanya sebagai bangsa besar, kita harus menatap ke depan dengan penuh optimis, bangsa besar kapalnya juga kapal besar," tegas Jokowi di sambut tepuk tangan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta masyarakat tidak membiarkan satu orang pun di Pulau Dewata golput alias tidak menggunakan hak suaranya.
"Jangan sampai, jangan biarkan satu orang pun di Provinsi Bali ini ada yang golput. Karena ini menentukan arah negara ke depan. Setuju? Setuju? Setuju?" ucap Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)