Strategi Perusahaan Fintech Pinjaman Menghindari Kredit Bermasalah

Strategi perusahaan fintech pinjaman menghindari kredit bermasalah, apalagi jumlah penyaluran pinjaman mengalami peningkatan.

Strategi Perusahaan Fintech Pinjaman Menghindari Kredit Bermasalah
Istimewa
ILUSTRASI Perusahaan Fintech (Financial Technology) 

Strategi perusahaan fintech pinjaman menghindari kredit bermasalah, apalagi jumlah penyaluran pinjaman mengalami peningkatan.

WARTA KOTA, PALMERAH---- Mudah meminjam uang melalui financial technology atau fintech lending, juga berdampak rasio kredit bermasalah.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, rasio kredit bermasalah fintech lending per Januari 2019 adalah sebesar 1,68 persen

Persentase rasio kredit bermasalah pada Januari 2019 itu meningkat dibandingkan Januari 2018 sebesar 1,28 persen.

Kaspersky Lab Melaporkan 30 Persen Pengguna Seluler di Indonesia Korban Serangan Siber

Akan tetapi jumlah penyaluran pinjaman melalui fintech lending meningkat pesat.

Per Januari 2019, jumlah penyaluran pinjaman fintech lending terdaftar dan berizin OJK mencapai Rp 25,29 triliun.

Jumlah penyaluran pinjaman secara digital ini naik 743 persen dari Januari 2018 yang sebesar Rp 3 triliun.

Fintech peer to peer (P2P) lending Modalku yang dikelola oleh PT Mitrausaha Indonesia Grup mencatat, rasio kredit bermasalah dengan tunggakan lebih dari 90 hari per pertengahan Maret 2019 adalah sebesar 0,8 persen.

Kini Belanja Melalui Media Sosial Semakin Mudah, Instagram Meluncurkan Fitur Belanja Online

Non-performing loan (NPL) ini menurun dari NPL Desember 2018 yang sebesar 0,95 persen.

Sebaliknya, penyaluran pinjaman Modalku meningkat dari sekitar Rp 4 triliun per 2018 menjadi Rp 4,95 triliun per pertengahan Maret 2019.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved