Kasus Narkoba

Pasca-penggerebekan Muara Bahari, Kepala BNN: Jangan Ada Alasan Tidak Ada Anggaran

Pasca-penggerebekan Muara Bahari, Kepala BNN Sambangi BNNK Jakarta Utara. Perlu upaya pendekatan narkoba berupa tindakan preventif.

Pasca-penggerebekan Muara Bahari, Kepala BNN: Jangan Ada Alasan Tidak Ada Anggaran
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengunjungi Kantor BNNK Jakarta Utara di lantai 5 Gedung Mitra Praja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019). 

Pasca-penggerebekan Muara Bahari, Kepala BNN Sambangi BNNK Jakarta Utara: Kepala BNN: Jangan Ada Alasan Tidak Ada Anggaran. Perlu upaya pendekatan narkoba berupa tindakan preventif.

KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko mengunjungi Kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara di lantai 5 Gedung Mitra Praja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain:

- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Brigjen Pol Jhonny Pol Latupeirisa,

- Kasat Reskrim Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Aldo Ferdian.

TERBONGKAR, Inilah Percakapan Terakhir Pilot dan Kopilot Lion Air JT610 PK-LQP Sebelum Jatuh

Jadwal Pengumuman SNMPTN 2019 Tanggal 22 Maret, Ini 12 Link Perguruan Tinggi SNMPTN 2019

Ariel Noah Dijodohkan dengan Sere Kalina, Siapa Sih Cewek Cantik yang Bikin Gerah Ini?

Kunjungan tersebut pasca-penggerebekan narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram oleh petugas BNNK Jakarta Utara di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/3/2019) lalu yang sempat mendapatkan perlawanan dari warga sekitar.

“Kita harus perbanyak mengadakan pelatihan-pelatihan. Jangan ada alasan tidak ada anggaran, nanti BNNK dan terkait bisa mengajukan ke perusahaan (swasta). Tapi tetap BNNK yang melakukan mapping,” ujar Heru.

Heru mengatakan, untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kampung Muara Bahari--khususnya di Kebon Pisang--bisa dengan mengajak warga sekitar menyadari akan bahayanya barang haram tersebut.

“Narkoba ini soal supply dan demand, jadi perlu dibuatkan Kampung Muara Bahari yang rawan ini menjadi tempat percontohan. Perlu ada komunitas development, agar ada berkepanjangan untuk pencegahan,” kata Heru.

Selain itu Heru menekankan perlunya upaya pendekatan narkoba berupa tindakan preventif.

Menurutnya, cara-cara soft power yakni menggunakan kegiatan-kegiatan keagamaan ataupun yang positif dinilai efektif.

“Dulu kan ada tempat prositusi seperti Kramat Tunggak dan Kalijodo, bisa (diubah). Muara Bahari juga pasti bisa. Kalau alasannya nggak ada anggaran bisa menggandeng stakeholder terkait,” ucap Heru. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved