Kerajinan Kulit Yogya Tembus Pasar Internasional, Anggia Harap Bisa Picu Industri Kreatif Lain

"Yogya sangat terbuka untuk mengekspresikan kreatifitas mereka. Teman-teman muda ini menggali dan belajar dari para senior yang sudah menekuni bisnis

Kerajinan Kulit Yogya Tembus Pasar Internasional, Anggia Harap Bisa Picu Industri Kreatif Lain
Kompas.com
Anggiasari Puji Aryatie, caleg Nasdem untuk dapil Yogyakarta.(KOMPAS.com/Ihsanuddin) 

Industri kreatif berbasis budaya menjadi salah satu opsi yang sangat berpeluang untuk dikembangkan di Indonesia, termasuk di Yogyakarta.

Politisi muda Partai NasDem, Anggiasari Puji Aryatie mendorong kalangan muda, untuk berinovasi dan berusaha di industri ini.

"Sebagai kader dan politisi muda NasDem, saya mendukung penuh kreatifitas generasi muda untuk menciptakan peluang bisnis yang sesuai dengan minat dan bakat mereka," ujar Caleg yang juga penyandang disabilitas ini kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Caleg NasDem dari Dapil DIY itu mengatakan, banyak generasi muda di Yogyakarta yang telah mengembangkan industri kreatif yang memiliki nilai lokal dan budaya.

Salah satunya adalah kerajinan kulit. Bahkan pasar dari produk tersebut sudah mendunia, tentu dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Memainkan Peran Utama di Film Melodylan, Pembuktian Devano Danendra Pada Iis Dahlia

"Contohnya di Yogya banyak pengrajin kulit anak muda, dan produknya sudah merambah pasar internasional, dengan bantuan teknologi dan penjualan online," ungkapnya.

Lebih lanjut, Anggia mengatakan, para pelaku industri kreatif dan seniman di Yogya memiliki wadah untuk saling berbagi pengetahuan tentang seni dan budaya. Dengan demikian, nilai-nilai budaya akan tetap terlestarikan di tengah kemajuan zaman.

"Yogya sangat terbuka untuk mengekspresikan kreatifitas mereka. Teman-teman muda ini menggali dan belajar dari para senior yang sudah menekuni bisnis kerajinan dan industri kreatif lainnya. Kemudian dikembangkan sesuai sesuai dengan perkembangan dan dinamikanya saat ini," tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, ada tiga hal yang perlu didorong kedepannya.

Pertama, iklim usaha dan perdagangan yang nyaman, dimana akan berefek kepada terbukanya lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved