Kuasa Hukum Hartawan Aluwi Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Kuasa hukum Hartawan Aluwi, Joko Sulaksono, telah mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

Kuasa Hukum Hartawan Aluwi Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Kompas.Com
Gedung Mahkamah Agung (MA) 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM -- Kuasa hukum Hartawan Aluwi, Joko Sulaksono, telah mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

Hal itu dilakukan lantaran putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah merugikan dan tidak memenuhi unsur keadilan.

Hartawan Aluwi adalah terpidana kasus Antaboga yang disidangkan secara in absentia dan telah diputuskan pada tanggal 6 Agustus 2015 dan ditangkap ketika sedang dalam penyerahan diri kepada Kejaksaan Agung.

“Iya sudah didaftarkan ke Makamah Agung melalui kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ” ujar Joko Sulaksono, kuasa hukum Hartawan Aluwi, Rabu (20/3/2019).

Menurut Joko, kliennya tak mau saya dikambinghitamkan sebagai pembantu aktor utama tindak pidana penipuan kasus PT Antaboga Deltasekuritas Indonesia karena sejatinya Hartawan bukanlah pemilik dari PT Antaboga.

Hartawan hanyalah adik ipar dari Robert Tantular dan tidak pernah melakukan tindakan yang dituduhkan yaitu mempengaruhi para pimpinan cabang Bank Century untuk memasarkan produk investasi Antaboga atau hadir dalam rapat-rapat dengan pimpinan cabang Bank Century untuk memasarkan produk investasi Antaboga atau membujuk nasabah Antaboga.

Keluarga Hartawan juga merupakan korban dari aksi penipuan yang dilakukan oleh Robert Tantular dan sampai dengan saat ini dana milik keluarga dan/atau kerabat dari kliennya sejumlah sekitar Rp 70 miliar yang ditempatkan di PT Antaboga Deltasekuritas Indonesia belum dikembalikan.

Joko menyatakan bahwa PK ini diajukan, karena kkien ingin keadilan atas dirinya dapat ditegakkan, sehingga tuduhan selama ini bahwa dia adalah pembantu aktor utama kasus Antaboga dapat dibuktikan bahwa hal itu adalah tidak benar.

Hartawan juga mendukung agar para korban penipuan atas kasus Antaboga dapat menemukan keadilan dengan segera mendapatkan pengembalian atas dana-dana milik mereka tersebut. (DOD)

Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved