Didakwa Terima Suap Rp 4,8 M, Taufik Kurniawan Pesan Tiga Kamar Hotel Khusus Terima Uang Suap

Penerimaan uang suap dari Kebumen diterima dua kali. Dua kali itu pula Taufik pesan kamar hotel.

Didakwa Terima Suap Rp 4,8 M, Taufik Kurniawan Pesan Tiga Kamar Hotel Khusus Terima Uang Suap
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan 

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan didakwa menerima suap dari kepengurusan dana alokasi khusus (DAK) di Kabupaten Kebumen dan Purbalingga, Jawa Tengah, senilai Rp 4,8 miliar.

Uang suap itu rinciannya Rp 3,6 miliar dari Kebumen dan Rp 1,2 miliar dari Purbalingga.

Jaksa KPK mengungkap proses pemberian uang tersebut. Sebelum menerima uang, Taufik ternyata memesan khusus kamar hotel berbintang untuk memastikan keamanannya.

Penerimaan uang suap dari Kebumen diterima dua kali. Dua kali itu pula Taufik pesan kamar hotel.

"Tahap 1 diserahkan Hojin Anshori ke Hotel Gumana, ke kamar 1211 ke utusan Taufik bernama Rahmat Sugiarto. Lalu Rahmat menyerahkan ke Taufik di hotel yang sama," kata Eva di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (20/3/2019).

Diborgol Sambil Senyum, Wakil Ketua DPR Nonaktif Taufik Kurniawan Berharap Diberikan Jalan Lurus

"Beliau (Taufik) bilang 'cepat-cepat, letakkan saja di sana'," kata jaksa menirukan ucapan Taufik.

Uang tahap pertama diserahkan Hojin sebesar Rp 1,6 miliar.

Setelah alokasi dana alokasi khusus tahun 2016 cair Rp 93,3 miliar, uang tahap kedua kemudian diserahkan.

Penyerahan uang dilakukan pada Agustus 2016 di hotel yang sama.

"Tahap 2 diserahkan juga di hotel Gumaya. Lalu Rahmad pesan 3 kamar untuk penerimaan (uang), dan terdakwa memantau penerimaan uang tersebut dari kamar yang lain," katanya.

Jokowi Punya Lengkap SIM A SIM B dan C, yang Tak Punya SIM Salabim, Perbincangan dengan Cak Lontong

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved