Pemberantasan Narkoba

BNNP Kalbar Sita 114.699 Ekstasi dan Sabu 107 Kg, Wagub Ria Norsan Minta Pelaku Dihukum Mati

BNNP Kalbar Sita 114.699 Ekstasi dan Sabu 107 Kg, Wagub Ria Norsan Minta Pelaku Dihukum Mati

BNNP Kalbar Sita 114.699 Ekstasi dan Sabu 107 Kg, Wagub  Ria Norsan Minta Pelaku Dihukum Mati
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
TIM gabungan BNNP Kalbar, Direktorat Narkoba Polda Kalbar, BNN Kota Pontianak, dan BNN Kota Singkawang meringkus dua tersangka serta menyita sabu sebanyak 107 Kg dan 114.699 pil ekstasi di Jalan Raya Sungai Duri, kecamatan Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 14 Maret 2019 . 

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan mengaku merinding ketika mengetahui kronologi dan jumlah narkotika jenis sabu dan ekstasi yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar dan Polda Kalbar.

BNN Kalbar dan Polda Kalbar menangkap dua warga Batam, Hendri (39) alias Muhamad Idris dan Arnoldus Topan (41) alias Ignasius Petrus Loli.

Saat itu mereka membawa 107 kilogram sabu dan 114.699 butir ekstasi yang disimpan di dalam boks ikan.

Penangkapan dilakukan di depan Indomaret Jl Raya Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis (14/3/2019) malam WIB.

"Saya selaku Wakil Gubernur, membaca kronologi dari rilis ini, kemudian melihat banyaknya jumlah barang haram ini, terus terang gemetar. Saya membayangkan ada berapa jiwa yang akan hancur," tutur Norsan saat menghadiri press release dan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika di kantor BNNP Kalbar, Jl Parit Haji Husein II, Selasa (19/3/2019).

"Dalam hati saya, Ya Allah kalau barang ini sampai lolos bagaimana jadinya," imbuhnya.

Ria Norsan mengatakan, ia berterima kasih kepada BNNP dan jajaran Polda Kaobar yang telah bekerja keras mengungkapnya.

Pesan saya yang terakhir kata dia, laksanakanlah aturan hukum itu dengan sanksi yang sangat berat kepada para pelaku ini, apalagi kita bisa mengungkap siapa otak dibalik ini.

Ria Norsan meminta agar para para pelaku perusak bangsa ini dihukum seberat-beratnya.

Bahkan ia mengatakan kepada pihak kejaksaan agar menjatuhkan hukuman mati kepada otak pelakunya.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved