Berita Video

VIDEO: Pria Berjilbab Pembobol ATM Sengaja Beli Mesin untuk Pelajari Kelemahannya

"ia membelinya dari orang lain. Tujuannya untuk mempelajari kelemahan mesin ATM sehingga memudahkannya untuk beraksi," kata Argo

Polda Metro Jaya telah membekuk Ramyadjie Priambodo alias RP,, pelaku pembobolan rekening nasabah melalui mesin ATM dengan modus skimming puluhan kai, pada 26 Februari 2019 lalu.

Saat beraksi Ramyadjie kerap menyamar sebagai perempuan dengan mengenakan kerudung dan masker.

Ia dibekuk di apartemennya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Dari kamar apartemennya polisi mendapati sejumlah barang bukti yakni satu buah mesin ATM, dua kartu ATM bank nasional, laptop, masker, dua kartu putih skimming berisi data dan uang Rp 300 Juta hasil pembobolan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mesin ATM yang ada di kamar RP diketahui dibelinya dari seseorang.

"ia membelinya dari orang lain. Tujuannya untuk mempelajari kelemahan mesin ATM sehingga memudahkannya untuk beraksi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/3/2019).

Ia menjelaskan dari penyelidikan diketahui RP diketahui sudah 91 kali beraksi. "Dia sudah 91 kali beraksi. Uang yang didapatkan sementara totalnya ada Rp 300 Juta," katanya.

Uang kata Argo akan digunakan pelaku untuk jual beli bitcoin guna menghilangkan jejak.

VIDEO: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berakhir Ricuh, Terdakwa Haris Dipukul

Argo menjelaskan dalam setiap aksinya Ramyadjie yang disebut-sebut masih kerabat jauh Prabowo ini, selalu menyamar sebagai perempuan berkerudung atau berhijab serta mengenakan masker.

"Jika dilihat dalam CCTV di ATM saat beraksi, dia seperti perempuan. Dia menggunakan kerudung atau seperti hijab dan menggunakan penutup muka seperti masker. Sudah puluhan kali RP melakukan hal ini," kata Argo.

Ia menjelaskan awalnya pihaknya menerima laporan dari salah satu bank swasta yakni BCA pada 11 Februari 2019 lalu.

VIDEO: Tiga Pihak Polisikan Nikita Mirzani, Mulai dari Hak Asuh sampai Penghinaan

"Laporan yang kami terima berupa dugaan skimming pada 11 Februari dari salah satu bank swasta," kata Argo.

Dari laporan itu kata dia dilakukan penyelidikan dan akhirnya membekuk RP di apartemennya di Jalan Jenderal, Jakarta Selatan pada 26 Februari 2019.

"Di kamar apartemen RP kami temukan satu buah mesin ATM, dua kartu ATM bank nasional, laptop, dua kartu putih skimming berisi data dan uang Rp 300 Juta hasil pembobolan," katanya.

VIDEO: Polisi Ciduk Lima Pembajak Truk Tangki Pertamina, 12 Lainnya Masih Diburu

Menurut Argo pihaknya belum menerima laporan adanya dugaan bahwa Ramyadjie Priambodo merupakan bendahara salah satu sayap parpol. "Kami belum menerima laporan dan informasi terkait hal itu. Diketahui selama beraksi, yang bersangkutan bekerja seorang diri," kata Argo.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved