Mensos Berikan Bantuan Korban Gempa dan Longsor NTB

Seperti diketahui gempa berkekuatan magnitudo 5.8 dan gempa susulan magnitudo 5.2 terjadi pada17 Maret 2019 pukul 15.07 WIT.

Mensos Berikan Bantuan Korban Gempa dan Longsor NTB
Dok. Humas Kementerian Sosial
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menemui warga serta menyerahkan santunan dan bantuan di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Senin (18/3/2019). 

SEHARI setelah gempa dan tanah longsor melanda sebagian wilayah NTB, Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita bertolak menuju ke wilayah terdampak bencana untuk melihat lebih dekat proses penanganan bencana, Senin (18/3/2019) pagi.

Mensos menemui warga serta menyerahkan santunan dan bantuan di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kunjungan ini Mensos menyerahkan santunan dan bantuan logistik berupa santunan ahli waris untuk tiga korban meninggal masing-masing Rp15 juta dan logistik tanggap darurat tahap pertama sebesar Rp786.878.190.

Kepada warga setempat, Mensos menegaskan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah rakyatnya yang mengalami musibah.

"Sabar ya Bu.. Ini cobaan, yang tabah. Kemarin kami dapat  berita terjadi gempa di sini, tidak sampai 24 jam kami langsung hadir saat ini melihat keadaan Ibu dan Bapak yang mengalami musibah, sekaligus membawa bantuan...," tutur Mensos kepada warga  di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Dalam pernyataan resmi yang diterima wartakotalive.com, bantuan logistik Kementerian Sosial untuk Lombok Timur terdiri dari 1.000 paket lauk pauk siap saji,  velbed 190 unit, 142 kasur, 3.239 bungkus mie instan, 645 paket lauk pauk, 280 lembar tenda gulung, 160 paket family kit, 314 paket makanan anak, 151 paket food ware, 280 selimut, 158 peralatan dapur, 10 payung, 120 paket sandang, 146 paket kids ware, dan 2 unit tenda serbaguna.

Mensos menjelaskan pada tahap awal setelah bencana, telah dilakukan evakuasi korban bencana dan kaji cepat kebutuhan warga agar bantuan dapat segera dikirimkan.

Sebanyak 156 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia telah diterjunkan ke lokasi. Terdiri dari 20 Tagana Provinsi, 1 Tagana Kota Mataram, 55 Tagana Kabupaten lombok Barat, 20 Tagana Kabupaten Lombok Tengah, 40 Tagana Kabupaten Lombok Timur dan 20 Tagana Kabupaten Lombok Utara.

"Tugas Tagana selain membantu distribusi logistik juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) khususnya kepada kelompok rentan di antaranya anak-anak, ibu-ibu, lansia, dan penyandang disabilitas. Karena kondisi psikologis mereka baru pulih dari serangkaian gempa tahun lalu dan kini bencana itu terulang kembali," kata Mensos.

Seperti diketahui gempa berkekuatan magnitudo 5.8 dan gempa susulan magnitudo 5.2 terjadi pada17 Maret 2019 pukul 15.07 WIT.  Gempa dirasakan di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur dan mengakibatkan tanah longsor di Air Terjun Tiu Kelep Kabupaten Lombok Utara.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved