Dishub DKI Persiapkan Lahan Parkir Bagi Penumpang MRT

Pihaknya menunjuk beberapa lokasi park and ride yang berdekatan dengan Stasiun MRT Lebak Bulus, antara lain Eks kavling Polri.

Dishub DKI Persiapkan Lahan Parkir Bagi Penumpang MRT
Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah pekerja pembangunan proyek MRT Jakarta tampak sibuk merampungkan pekerjaannya jelang uji coba MRT 24 Maret mendatang. 

Alasan penolakan diungkapkan Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Santoso lantaran pemaparan yang dilakukan oleh PT MRT maupun LRT kurang mendetil, sehingga DPRD DKI Jakarta meminta kelengkapan kajian mengenai tarif kedua kereta cepat tersebut.

Kajian tersebut meliputi potensi kenaikan subsidi yang bakal diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sehingga besaran tarif setelah subsidi dapat diketahui.

"Dulu, kan bilangnya, tarif keekonomian MRT hanya Rp 18.000 (per orang). Tapi sekarang malah Rp 31.000. Sementara LRT dulu bilangnya hanya Rp 15.000 dan kalau disubsidi jadi Rp 5.000. Kenyataannya sekarang untuk tarif Rp 6.000 kami harus setujui subsidi Rp 35.000. Penjabaran itu yang tadi tidak ada," kata Santoso.

Selain itu, dirinya meminta PT MRT dan PT LRT melengkapi perhitungan subsidi, termasuk target pencapaian penumpang dalam jangka waktu lima tahun, sehingga dapat diketahui besaran subsidi yang bakal diberikan, sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang tersebut.

"Selain itu kita minta dilampirkan transparansi pendapatan dari iklan. Karena kita dengar sudah ada agen organizing iklan yang berkontrak 20 tahun dengan MRT khusus untuk mengatur vendor yang mau beriklan. Itu sistemnya nanti seperti apa, itu juga tidak dijabarkan," tegasnya.

Lebih lanjut, penundaan pengesahan tarif MRT dan LRT ditegaskannya bukan disengaja. DPRD DKI Jakarta menurutnya sangat setuju dengan pengoperasian MRT dan LRT, tetapi seluruh perhitungan, mulai sekarang subsidi hingga biaya operasional kedua moda tersebut dapat dipaparkan dengan jelas.

"Kalau perlu nanti setelah dapat paparan detilnya kalau ada waktu lagi ya kita akan langsung ajukan ke rapim gabungan supaya cepat," tutupnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved