Seminggu Disortir, Ribuan Surat Suara di Kota Depok Ditemukan Rusak

Jumlah surat suara yang rusak diperkirakan masih akan terus bertambah. Pasalnya, proses sortir-lipat masih akan berjalan hingga pekan mendatang.

Seminggu Disortir, Ribuan Surat Suara di Kota Depok Ditemukan Rusak
Warta Kota
Proses penyortiran dan pelipatan surat suara di Kantor KPU Kota Depok di Jalan Raya Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jumat (8/3/2019) lalu. 

Sebanyak 1.324 surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota Depok ditemukan rusak.

"Hasil pengawasan kami selama satu minggu proses sortir-lipat di gudang KPU Kota Depok, ada 931 surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat dan 393 surat suara DPRD Kabupaten/Kota dari empat dapil di Depok dalam keadaan rusak," ungkap Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Slamet kepada Wartakotalive.com, Senin (18/3).

Dede menjelaskan, mayoritas kerusakan yang terjadi pada ribuan surat suara tersebut disebabkan oleh cacat produksi, seperti terpotong hingga menyebabkan surat suara tidak sempurna.

Jumlah surat suara yang rusak diperkirakan masih akan terus bertambah. Pasalnya, proses sortir-lipat masih akan berjalan hingga pekan mendatang.

Tak hanya mendapati cacatnya logistik surat suara, Bawaslu Kota Depok juga menemukan adanya selisih surat suara untuk memilih anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Selisihnya mencapai belasan ribu lembar surat suara.

"Kami menghitung hanya ada 1.323.308 lembar surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat di Gudang KPU. Padahal sebelumnya ada 1.335.525 surat suara yang masuk. Jadi ada selisih 12.217," kata Dede.

Terkait permasalahan itu, menurut Dede, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan KPU Depok untuk mengajukan penambahan surat suara ke KPU Pusat agar tidak terjadi kekurangan saat pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April mendatang.

"Kalau memang ditemukan nanti setelah dipastikan berapa kurangnya, itu harus segera dilakukan pengajuan untuk ditambah sehingga nanti pada hari pelaksanaan tidak terjadi kekurangan. Ini kan kita masih punya waktu, kami harap KPU bisa mencukupkan itu," ucap Dede.

Menyikapi temuan itu, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, mengaku pihaknya bakal segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Depok.

Karena menurutnya, yang ada bukan kekurangan, melainkan kelebihan surat suara.

"Nanti harus kita cek lagi bersama-sama Bawaslu, karena yang ada di kami (surat suara) malah berlebih, bukan kurang," bilang Nana.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved