Ahli Digital Forensik Polri Selidiki Laptop PLT Ketum PSSI Joko Driyono Soal Dugaan Pengaturan Skor

terus menyelidiki laptok milik Jokdri ini untuk menemukan dan mengembalikan data yang terkait pengaturan skor bola,

Ahli Digital Forensik Polri Selidiki Laptop PLT Ketum PSSI Joko Driyono Soal Dugaan Pengaturan Skor
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono setelah diperiksa selama sekitar 22 jam oleh penyidik Satgas Antimafia Bola, dalam pemeriksaan lanjutan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor, Jumat (22/2/2019) pagi. 

Satgas Antimafia Bola menduga kuat ada sejumlah data dan dokumen digital terkait skandal pengaturan skor yang sudah dihilangkan atau dibuang dari laptop milik PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono alias Jokdri.

Hal itu diduga dilakukan Jokdri setelah tiga anak buahnya berhasil mengambil laptopnya bersama sejumlah dokumen lain dari kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, meski kantor itu sudah disegel Satgas Antimafia Bola.

Karena hal itulah Jokdri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dan perusakan barang bukti.

Namun belum ditemuman keterkaitan Jokdri secara langsung dengan pengaturan skor bola di semua tingkatan liga di Indonesia.

"Ahli digital forensik kami masih terus menyelidiki laptok milik Jokdri ini untuk menemukan dan mengembalikan data yang terkait pengaturan skor bola," kata Wakil Ketua Analisa dan Evaluasi Satgas Antimafia Bola Kombes Edi Ciptianto, Minggu (17/3/2019).

Dengan Suara Bergetar Menahan Tangis, Pimpinan Polisi Selandia Baru: Saya Bangga Menjadi Muslim

Senjata Pembantai Milik Brenton Tarrant Tipe AR 15 Bertuliskan Pengungsi Selamat Datang di Neraka

Abdul Aziz, Pahlawan yang Tantang dan Kejar Brenton Teroris Penembak Jamaah Masjid Selandia Baru

Karenanya kata dia masih sangat dimungkinkan Jokdri ditetapkan menjadi tersangka pengaturan skor jika data di laptop iti berhasil dikembalikan ahli digital forensik Polri yang masih terus bekerja.

Hal ini sempat pula diungkapkan Edi dalam diskusi bertema Libas Habis Mafia Bola yang digelar Forum Wartawan Polri (FWP) di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Jumat (15/3/2019) lalu.

"Masih sangat dimungkinkan Jokdri menjadi tersangka pengaturan skor selain tersangka perusakan barang bukti," kata Edi.

Dengan begitu kata dia sangat terbuka pula dilakukan penahanan atas Jokdri jika memang penyidik satgas menemukan bukti dan petunjuk lain keterkaitan Jokdri dengan skandal pengaturan skor secara langsung.

"Tidak ditahannya Jokdri saat ini sebagau tersangka kasus perusakan barang bukti berdasar sejumlah pertimbangan penyidik satgas," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved