Operasi Tangkap Tangan

Puji KPK OTT Romahurmuziy, Andi Arief Sindir Jokowi karena Mahfud MD Tahu Duluan Ada Dugaan Korupsi

Mantan politisi Partai Demokrat, Andi Arief puji KPK OTT Romahurmuziy, namun lagi-lagi Andi Arief sindir Jokowi.

Puji KPK OTT Romahurmuziy, Andi Arief Sindir Jokowi karena Mahfud MD Tahu Duluan Ada Dugaan Korupsi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wasekjen DPP Partai Demokrat kembali mendatangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta guna melakukan konsultasi atas kasus yang menjeratnya, Selasa (12/3). 

Mantan politisi Partai Demokrat, Andi Arief puji KPK OTT Romahurmuziy, namun lagi-lagi Andi Arief sindir Jokowi.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK OTT Ketua Umum PPP tersebut mengenai hal kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag RI, sehingga Andi Arief sebut Jokowi tak bisa deteksi korupsi Romahurmuziy.

Diketahui, Andi Arief sindir Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi lantaran Andi Arief sebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD tahu ada dugaan korupsi Romahurmuziy tersebut lebih dulu.

Lewat akun twitternya, @AndiArief__ , Andi Arief sindir Presiden RI Jokowi dan Mahfud MD, Sabtu (16/3/2019).

Senapan Tipe AR-15 Brenton Tarrant Dulunya Senjata Legendaris Resimen Pelopor Pasukan Elit Indonesia

Selain Romahurmuziy, Ada 4 Pejabat Kemenag Dibekuk KPK Hingga Daftar Ketum Partai Terlibat Korupsi

Debat Ketiga Cawapres Digelar 17 Maret 2019, Ini Persiapan Maruf Amin dan Sandiaga Uno

Andi Arief juga bertanya-tanya mengenai apa yang dilakukan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI.

"Kalau urusan Fee proyek atau anggaran mungkin saja Pak Jokowi sulit mendeteksi, tetapi kalau jual beli jabatan di departemen gak mungkin gak mendengar. Masak Prof @mohmahfudmd saja tahu koq Presiden dan jajarannya gak tahu. Presidennya ngapain aja?" kata Andi Arief melalui akun twitternya.

Andi Arief juga mengatakan jika KPK OTT Ketua Umum PPP Romahurmuziy tak ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Andi Arief yakin jika KPK dalam kasus korupsi tidak tebang pilih, namun Andi Arief sindir Jokowi kembali jika pada era pemerintahan Jokowi hukum tampak tebang pilih.

"KPK yang tidak tebang pilih dalam kasus korupsi dan menangkap tidak ada hubungan dengan Pilpres. Tetapi kasus korupsi yang menimpa pendukung Jokowi memang tidak akan diproses Kepolisian apalagi kejaksaan. Bagaimana mungkin rakyat berkesinpulan era jokowi tidak tebang pilih?" ujar Andi Arief.

Tak hanya itu Andi Arief sebut polisi dan kejaksaan tak mampu tangani kasus hukum khususnya korupsi, seperti yang dilakukan TKN Jokowi tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved