Muannas Sebut Parpol Harus Berikan Edukasi kepada Publik

Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Habib Muannas Allaidid, menyatakan bahwa partai politik diminta tidak hanya berpikir soal kekuasaan se

Muannas Sebut Parpol Harus Berikan Edukasi kepada Publik
Wartakotalive.com/Dody Hasanuddin
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Habib Muannas Allaidid, saat berada di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019). 

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Habib Muannas Allaidid, menyatakan bahwa partai politik diminta tidak hanya berpikir soal kekuasaan semata dan elektabilitas.

Saat ini yang dibutuhkan adalah parpol mengedepankan integritas termasuk memberikan edukasi kepada publik.

Hal itu disampaikan Habib Muannas menanggapi komentar Sekretaris Departemen Pemerintahan DPP PDIP, Hanjaya Setiawan.

Hanjaya berkomentar tentang pidato Ketua Umum PSI, Grace Natalia, di Medan, Sumatera Utara, Senin (11/03/2019).

Natalia menyampaikan kritik tentang bungkamnya partai nasionalis terhadap isu intoleransi, korupsi termasuk mendukung perda syariah yang dianggap diskriminatif.

Kemudian Hanjaya menyatakan bahwa menyerang partai sekoalisi itu tidak etis dan elok.

Terlebih pelaksanaan pemilu tinggal sebulan lagi, sehingga membutuhkan soliditas yang kuat untuk memenangkan paslon Jokowi-Maruf Amin.

"Sah-sah saja jika tiap parpol yang ada menyajikan program dan visi serta marwah perjuangannya ke publik sebagai bukt ada pembeda dengan parpol lainnya termasuk PSI. Namun, bila ada pihak yang merasa tersinggung dengan pidato itu dan menganggap sebagai serangan teman koalisi. Nanti dulu, sodara kandung kalau salah saja wajib kita ingatkan apalagi cuma teman main atau koalisi, beda kalo partai-partai itu memang antikritik, " tandas Habib Muannas di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Habib Muannas, sebaiknya parpol itu menyampaikan program dan visinya kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengerti dan memahami hal yang akan dilakukan parpol lima tahun ke depan.

Habib Muannas menambahkan bahwa kondisi itu menunjukkan DPR saat ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah indonesia setelah pasca orde baru sebagaimana kajian Formappi.

"Jadi bagi saya kalo Ketum PSI 'dikeroyok' oleh parpol lama dengan prestasi wakil rakyatnya seperti itu berarti kita sudah berada di jalan yang benar," kata Habib Muannas.

Dikatakan Habib Muannas, pidato Ketum PSi itu ilmiah didukung oleh basis data yang kuat, ada penelitiannya dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara akademisi maupun menurut hukum (DOD)

Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved