Lahan di Sekitar TPA Cipeucang Dibebaskan karena Sampah Menumpuk

Pada awalnya, TPA Cipeucang hanya memiliki luas sekira 5,6 hektar, luas itu dinilai tidak lagi menampung volume sampah.

Lahan di Sekitar TPA Cipeucang Dibebaskan karena Sampah Menumpuk
Warta Kota
Ilustrasi - Para pemulung mengkais sampah di TPA Cipeucang. 
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) melakukan pembebasan lahan di sekitar TPA Cipeucang lantaran volume sampah yang terus bertambah. 
Pada awalnya, TPA Cipeucang hanya memiliki luas sekira 5,6 hektar, luas itu dinilai tidak lagi menampung volume sampah. 
Kepala Bidang Pengadaan Tanah Disperkimta Tangsel, Rizqiyah menjelaskan bahwa luas lahan TPA Cipeucang yakni 13 hektar, sedangkan yang belum dibebaskan sekira 3000 meter. 
"Luas 3000-an meter tersebut merupakan buffer zone atau zona penyangga, yaitu wilayah yang mengelilingi atau berdampingan dengan area inti. Sesuai dengan SK penetapan lokasi," ucapnya, Jumat (15/3/2019).
Dalam satu hari TPA Cipeucang menerima sekira 250-300 ton dari Tangsel.
"Jadi, yang kita bebaskan, sifatnya menambah tanah aset yang ada," jelas Rizqiyah. 
TPA Cipeucang pun pernah mendapat kritik dari aktivis lingkungan lantaran gunungan sampahnya sudah menyentuh bibir sungai Cisadane, yang berada di sampingnya. 
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie juga mengatakan akan membangun tembok atau pilar penahan longsor untuk mengatasi hal itu  
Pemkot Tangsel juga tengah mencoba beberapa upaya untuk menangani permasalahan sampah, di antaranya adalah menjalin kerjasama dengan TPA Nambo Bogor dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). 
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved