Penembakan di Selandia Baru, Ini Kabar Terbaru Femmy Permatasari yang Baru Saja Menikah

Pesinetron Femmy Permatasari berada di Selandia Baru ketika penembakan brutal terjadi di sebuah masjid di Christchurch. Femmy mengaku kaget.

Penembakan di Selandia Baru, Ini Kabar Terbaru Femmy Permatasari yang Baru Saja Menikah
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Femmy Permatasari ketika ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018). 

Pesinetron Femmy Permatasari (45) begitu kaget dan terkejut saat mendengar pemberitaan penembakan di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, saat shalat Jumat (15/3/2019) siang waktu setempat.

Beruntung, Femmy Permatasari yang baru saja menikah dengan Alfons Martinus Purnomo di Auckland ini berada jauh dari lokasi penembakan brutal itu. 

"Kami berbeda pulau. Kami ada di north island, sedangkan (lokasi peristiwa terjadinya penembakan) ada di south island," kata Femmy Permatasari ketika dihubungi Warta Kota melalui pesan WhatsApp, Jumat siang.

Pelaku melakukan penembakan di New Zealand
Pelaku melakukan penembakan di New Zealand (Repro Video)

Menurut Femmy Permatasari, tempat penembakan juga jauh dari Kota Auckland.

"Saya juga kaget sekali. Cuma aman, cukup jauh kejadiannya," kata Femmy Permatasari.

Akibat penembakan brutal tersebut, dikabarkan ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

Ini Wajah Penembak Brutal di Masjid Selandia Baru, Korban Tewas Dilaporkan Sampai 40 Orang

"Polisi saat ini tengah merespons laporan penembakan yang terjadi di pusat Christchurch," bunyi pernyataan kepolisian Selandia Baru seperti dikutip kantor berita AFP.

Media lokal melaporkan terdapat sejumlah korban di masjid tersebut, sementara beberapa orang lainnya telah dievakuasi.

Saat kejadian berlangsung, tim kriket asal Bangladesh juga tengah berada di masjid itu untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat.

BREAKING NEWS: Penembakan Brutal Terjadi di Masjid di Selandia Baru, 6 WNI Jadi Korban?

"Para pemain merasa terkejut tetapi semua dalam keadaan baik. Saya berbicara kepada mereka tak lama setelah insiden terjadi. Mereka mengatakan tak melihat apa-apa hanya mendengar suara tembakan," ucap Mario Villacarayen, pelatih tim kriket tersebut.

Villacarayen mengatakan para staf pelatih berada di hotel saat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 13.40 waktu lokal. 

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved