KRI Semarang-594 juga Dilengkapi dengan Fasilitas Medis Untuk Penanggulangan Bencana

Di sini, ada peralatan medis jadi sewaktu-waktu digerakkan personel dari kesehatan yang diangkut kapal ini.

KRI Semarang-594 juga Dilengkapi dengan Fasilitas Medis Untuk Penanggulangan Bencana
Warta Kota
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menyambut KRI Semarang-594 di Dermaga 203, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/3/2019). 

KRI Semarang-594 mempunyai segudang fasilitas medis untuk mendukung jalannya penanggulangan bencana.

Kapal jenis rumah sakit yang akan memperkuat unsur Satfib Koarmada I itu juga sudah diujicoba latihan,selama tiga hari.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono mengatakan ujicoba bersama dengan 10 unsur Koarmada I lainnya yang dilakukan pada 13-15 Maret 2019 itu untuk mengetahui kemampuan KRI Semarang-594.

“Tentunya dengan kita sudah memiliki kapal sendiri sehingga sewaktu-waktu siap digerakkan untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana,” katanya, di Dermaga 203, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/3).

KRI Semarang-594 merupakan kapal jenis rumah sakit yang dilengkapi fasilitas medis 80 persen serupa dengan rumah sakit standar. Selain itu bisa mengangkut ratusan pasukan maupun personel tenaga kesehatan dan relawan.

“Di sini ada peralatan medis jadi sewaktu-waktu digerakkan personel dari kesehatan yang diangkut kapal ini. Jadi sewaktu-waktu bisa mengangkut pasukan, mungkin ke daerah mana untuk perbantuan, mungkin bisa,” ucapnya.

Selama menggelar Latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) di Pangkalan Surabaya, Perairan Laut Jawa, dan Pangkalan Jakarta, diperoleh hasil bahwa kemampuan KRI Semarang-594 bisa diandalkan.

“Nah yang belum untuk pengawakan fasilitas medisnya, belum teruji karena memang belum ada menuju ke lapangan. Nantinya kalau ada bencana kita akan on board kan fasilitas medis,” kata Yudo.

KRI Semarang-594 dibuat oleh PT PAL dengan spesifikasi panjang 124 meter, lebar 21,8 meter, dan berat 72 ton. Proses pembuatan memakan waktu selama 23 bulan dengan biaya mencapai Rp 736 miliar.

KRI Semarang-594 dilengkapi dengan Landing Platform Dock (LPD) dan dua kapal Landing Craft Utilities (LCU) yang mampu mengangkut 8 unit kendaraan tempur jenis Anoa, 28 truk, dan 3 helikopter.

KRI Semarang-594 diperkuat 121 anak buah kapal dan mampu mengangkut 650 prajurit. Kapal jenis rumah sakit itu juga mampu berlayar selama 30 hari dengan kecepatan maksimal 16 knot.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved