Penembakan di Selandia Baru

Brenton Tarrant Pembantai di Selandia Baru Ternyata Pernah Bekerja Sebagai Pelatih Gym

Brenton pernah bekerja sebagai pelatih di sebuah Gym, yakni bernama Big River Gym di bagian utara New South Wales

Brenton Tarrant Pembantai di Selandia Baru Ternyata Pernah Bekerja Sebagai Pelatih Gym
ISTIMEWA
Brenton Tarrant (28), pria asal Australia yang disebut sebagai pelaku penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). 

Brenton Tarrant, pelaku penembakan di Selandia Baru ternyata pernah bekerja menjadi pelatih di pusat kebugaran atau Gym. 

Seperti dikutip dari abc.net.au Brenton pernah bekerja sebagai pelatih di sebuah Gym, yakni bernama Big River Gym di bagian utara New South Wales, kota Grafton, Australia.

Manajer Gym Tracey Gray membenarkan Tarrant bekerja di sana setelah menyelesaikan sekolah, pada tahun 2009 sampai 2011.

Menurut Gray, Tarrant sangat berdedikasi dalam bekerja di Gym.

Ia kemudian pergi ke Asia dan Eropa. Bahkan, ABC juga merilis foto Tarrant di Pakistan, dan Korea Utara.

Senjata Pembantai Milik Brenton Tarrant Tipe AR 15 Bertuliskan Pengungsi Selamat Datang di Neraka

Ini Wajah Penembak Brutal di Masjid Selandia Baru, Korban Tewas Dilaporkan Sampai 40 Orang, Ada WNI?

Ini Alasan Brenton Tarrant Melakukan Penembakan Brutal di Dua Masjid di Christchurch Selandia Baru

Gray, seperti dikutip ABC, menduga seseorang merubah pemikiran Brenton dalam beberapa tahun terakhir, selama ia berpetualang keliling dunia.

Brenton juga diduga membiayai perjalanannya dari cryptocurrency seperti Bitcoin.

Dikutip Wartakotalive.com dari couriermail.com.au, pria bersenjata itu dikonfirmasi bernama Brenton Tarrant (28), yang sebelumnya diketahui menulis manifesto setebal 73 halaman yang menyatakan niat jahatnya.

Brenton Tarrant melakukan live streaming saat melepaskan tembakan ke Masjid Al Noor, dan dilaporkan sedikitnya menewaskan 27 orang dan melukai hingga 50 lainnya.

Bahkan, ada yang menyebut korban tewas mencapai 40 orang.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved