Seorang Pria Ngaku Sebagai Teroris Sarinah dan Bali Saat Diberhentikan Polisi di Serpong Tangsel

Saat itu, melintas seorang pengendara motor yang tidak menggunakan helm sekira pukul 10.00.

Seorang Pria Ngaku Sebagai Teroris Sarinah dan Bali Saat Diberhentikan Polisi di Serpong Tangsel
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Brigadir Gatot Tri Prasetiyo, anggota Satlantas yang memberhentikan pria yang mengaku sebagai teroris di Jalan Grand Boulevard BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (14/3/2019). 

Seorang pengendara sepeda motor membuat geger lantaran mengaku sebagai teroris saat diberhentikan oleh polisi di Jalan Grand Boulevard BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (14/3/2019).

Berdasarkan kesaksian anggotan Satlantas Polres Tangerang Selatan, Brigadir Gatot Tri Prasetyo, saat itu, melintas seorang pengendara motor yang tidak menggunakan helm sekira pukul 10.00 WIB.

Gatot Tri Prasetyo pun memberhentikan pria yang mengenakan motor matic itu.

Namun, pria yang belum diketahui identitasnya itu malah berteriak, dia mengaku sebagai teroris di sejumlah kejadian teror di Indonesia.

"Saya teroris yang ngebom sarinah dan di bali," ujar Gatot Tri Prasetyo menirukan ucapan pria itu.

Mendengar pernyataan pria tersebut, Gatot kemudian lebih berhati-hati menanganinya.

"Saya gak berani periksanya," ucapnya.

Sontak, Gatot Tri Prasetyo segera melaporkan hal itu ke atasannya agar dapat ditindak lanjuti lebih jauh.

Pria tersebut kini sudah digelandang ke Polres Tangerang Selatan untuk dimintai keterangan terkait pengakuannya itu.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved