Perhatian Khusus Diberikan ke Warga Terdampak TPA Burangkeng Bukan Dalam Bentuk Uang

Perhatian khusus itu berupa pembangunan sejumlah infrastruktur seperti peebaikan jalan, pembangunan sekolah maupun puskesmas.

Perhatian Khusus Diberikan ke Warga Terdampak TPA Burangkeng Bukan Dalam Bentuk Uang
Warta Kota/Muhammad Azzam
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi berjanji bakal memberikan perhatian khusus kepada warga Desa Burangkeng dikarenakan keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

Suhup, Asisten Daerah III, Kabupaten Bekasi menjelaskan perhatian khusus itu berupa pembangunan sejumlah infrastruktur seperti perbaikan jalan, pembangunan sekolah maupun puskesmas.

"Warga ini kan mintanya kompensasi berupa uang, kita tidak bisa. Kita sudah sepakat dan komitmen bakal berikan kompensasi berupa kesehatan, pendidikan maupun lainya kecuali uang," kata Suhup, saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2019).

Suhup mengungkapkan pihaknya berpegang teguh pada aturan undang-undang yang berlaku. Dalam UU RI Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, dijelaskan tentang kompensasi pada pasal 25, kompensasi sebagaimana dimaksud pada berupa relokasi, pemulihan lingkungan, biaya kesehatan dan pengobatan dan kompensasi dalam bentuk lain.

"Tidak ada kata uang dan itu tidak ada kata wajib. Yang ada kata dapat memberikan kompensasi," ujar Suhup.

Ia menambahkan para warga yang ngontot meminta kompensasi berbentuk uang dikarenakan berkaca pada Bantargebang. Jika dilihat lebih jauh, Bantargebang boleh karena itu bukan wilayah DKI.

"Mereka berkaca pada Bantargebang, kenapa DKI Jakarta dapat kompensasi berupa uang. Ya karena pembuangan sampahnya ada di luar wilayah, kalau kita kan Burangkeng ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Kota Bekasi saja tidak berikan kompensasi bentuk uang ke warga yang dekat TPA Sumur Batu," kata Suhup.

Sebelumnya, warga Desa Burangkeng yang tergabung dalam Tim 17 melakukan penutupan Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019). Semua truk sampah Pemkab, tidak bisa masuk untuk membuang sampah ke lokasi itu. Hari ini warga Burangkeng masih menjaga dan melalukan penutupan TPA Burangkeng. Total hingga saat ini sudah 11 hari TPA itu ditutup.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved