Pemkab Bekasi Bakal Kerahkan Aparat, Warga Gembok Akses Masuk TPA Burangkeng

Warga Desa Burangkeng kukuh untuk tetap melakukan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

Pemkab Bekasi Bakal Kerahkan Aparat, Warga Gembok Akses Masuk TPA Burangkeng
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Warga Gembok Akses Masuk TPA Burangkeng, Kamis (14/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Warga Desa Burangkeng kukuh untuk tetap melakukan penutupan akses jalan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

Alasan penutupan akses jalan ke TPA Burangkeng itu dikarenakan Pemerintah Kabupaten Bekasi enggan memenuhi tuntutan warga.

"Kita tetap tutup, kita perketat penjagaannya. Akses jalan ke TPA kita gembok," kata Ketua Tim 17 penerima dan penyampaian aspirasi warga Burangkeng, di lokasi TPA Burangkeng, Kamis (14/3/2019).

Ali menjelaskan ada dua akses utama truk sampah masuk TPA Burangkeng yang digembok.

Pertama pintu masuk truk di Jalan Jati Mulya atau dekat bagian penimbangan sampah, dan kedua pintu masuk truk menuju pembuangan sampah di arah gunungan sampah.

"Dua akses jalan itu sudah digembok, kita perketat penjagaan. Tidak kita buka karena ada tuntutan kita yang tidak dipenuhi," ungkapnya.

Ia menerangkan tuntutan warga yang belum terpenuhi yakni poin soal kompensasi berupa uang kepada warga.

"Itu (kompensasi berupa uang) sama sekali enggak disetujui. Kita sudah dua kali pertemuan bilangnya ada kesanggupan masalah kompensasi. Tapi nyatanya tidak," ujar Ali.

Ada permintaan kompensasi berupa uang kepada Pemkab Bekasi sebesar Rp 270 ribu per bulan untuk satu KK.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved